NASA Gandeng SpaceX untuk Siaran Video 4K Artemis III
NASA memilih SpaceX untuk menyediakan teknologi komunikasi laser pada misi Artemis III yang dijadwalkan tahun depan. Langkah ini memungkinkan gambar dan video resolusi 4K dari wahana Orion dikirim cepat dan berkualitas tinggi ke Bumi.
Teknologi komunikasi laser dan Starlink
Untuk tugas ini, NASA akan memasang dua terminal laser mini Starlink di bagian luar kapsul Orion. Teknologi memanfaatkan sistem laser yang sebelumnya dikembangkan SpaceX untuk konstelasi satelit Starlink.
Komunikasi laser bekerja dengan sinar inframerah. Sistem ini dapat mentransmisikan data dalam jumlah jauh lebih besar dibandingkan gelombang radio konvensional. Akibatnya, siaran video 4K langsung dari dalam wahana menjadi mungkin selama misi berlangsung.
Rencana misi dan awak
Misi Artemis III akan membawa empat astronaut yang melakukan uji coba kritis sebelum pendaratan Bulan. Keempat awak itu adalah:
- Randy Bresnik
- Luca Parmitano
- Andre Douglas
- Frank Rubio
Mereka akan diluncurkan dari Florida, Amerika Serikat, menggunakan kapsul Orion. Selama misi, kru akan menguji kemampuan rendezvous dan docking antara Orion dan versi uji wahana pendarat komersial.
Latar uji coba dan dampak untuk pendaratan Bulan
Pengujian ini menjadi bagian penting persiapan untuk pendaratan astronaut ke Bulan yang ditargetkan pada 2028. NASA sebelumnya sudah mendemonstrasikan komunikasi optik pada Artemis II, termasuk transfer video, foto, dan data ilmiah melalui sinyal laser.
Sementara itu, SpaceX pertama kali menguji kemampuan komunikasi laser untuk NASA pada misi penerbangan berawak Fram2 pada 2025. Teknologi tersebut merupakan pengembangan dari lebih 25.000 terminal laser yang menghubungkan konstelasi Starlink di orbit.
Implikasi untuk publik dan misi selanjutnya
Dengan kapasitas bandwidth yang lebih besar, publik berpotensi menyaksikan aktivitas kru secara real time dalam kualitas tinggi. Selain meningkatkan keterlibatan publik, kemampuan ini juga memperkuat aliran data ilmiah selama misi.
Keberhasilan integrasi terminal laser mini pada Orion akan menjadi tolok ukur penting sebelum langkah pendaratan Bulan berikutnya.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
UBT Perkenalkan Teknologi RAS untuk Budidaya Lele di Tarakan
UBT latih Pokdakan Raja Ikan Tarakan menerapkan teknologi RAS untuk hemat air, menjaga kualitas air, dan men...
Dampak Negatif Media Sosial: Kecanduan, FOMO, dan Gangguan Tidur
Media sosial bisa memicu kecanduan, FOMO, gangguan tidur, dan rasa tidak puas diri; kenali tanda serta langk...
Airlangga Temui Wang Yi, Dorong Kerja Sama AI dan Investasi
Airlangga bertemu Wang Yi di Shanghai saat peluncuran WAICO; Indonesia dorong kerja sama AI, percepat akses...
Studentpreneur Bootcamp MCEBI Dorong Wirausahawan Muda
Studentpreneur Bootcamp MCEBI di Universitas Muhammadiyah Malang (17-19 Juli 2026) membekali mahasiswa PTMA...
Ibrahim Al Abrar, Bocah Boyolali Temukan Celah Keamanan NASA
Siswa SD dari Boyolali, Ibrahim Al Abrar, menemukan celah 'broken link hijacking' di domain NASA dan mendapa...
Kabul Budiono Raih Doktor Manajemen Pendidikan
M. Kabul Budiono lulus Doktor Manajemen Pendidikan di Universitas Pakuan dengan predikat Sangat Memuaskan; d...