Mentan Soroti Keuntungan Tak Wajar Grup Penggilingan Beras
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai praktik bisnis satu grup penggilingan beras yang diduga meraup Rp2 triliun per bulan bukan keuntungan wajar dan merugikan publik. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta pada 31 Juli 2026 menyusul hasil analisis tata niaga beras nasional yang menunjukkan potensi kerugian besar akibat beras tidak sesuai standar.
Hasil analisis dan angka kerugian
Berdasarkan analisis kementerian, peredaran beras premium yang tidak memenuhi standar berpotensi menimbulkan kerugian hingga Rp98 triliun. Sementara itu, beras fortifikasi yang tidak memenuhi syarat diperkirakan menyebabkan potensi kerugian bagi konsumen sekitar Rp71,9 triliun per tahun.
"Angka triliunan rupiah ini bukan keuntungan bisnis yang wajar. Ini merampas hak rakyat,"
Pelanggaran mutu dan ketidakpatuhan SNI
Mentan menyatakan banyak beras premium di pasar tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Temuan lapangan menunjukkan tingkat pelanggaran mencapai 85,56 persen, yang dinilai merugikan konsumen dan menurunkan nilai produksi petani.
Penegakan hukum dan sanksi
Pemerintah berjanji memperkuat pengawasan tata niaga pangan dan meminta aparat penegak hukum menindak pelaku mafia pangan. Kementerian juga akan menindak produsen beras fortifikasi yang tidak memenuhi standar, termasuk pengumuman pelanggar dan pencabutan izin usaha.
"Ini bentuk ketidakadilan yang nyata. Pelakunya harus dihukum seberat-beratnya,"
Kasus yang ditangani Satgas Pangan
Sepanjang periode 2024–2025, Satgas Pangan menangani sejumlah perkara terkait sektor pangan. Rinciannya dan catatan penegakan hukum disajikan sebagai berikut:
| Periode | Perkara | Tersangka | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 2024–2025 | 93 | 77 | Rinci: 46 kasus beras; 27 pupuk; 16 minyak goreng; 4 melibatkan pegawai internal. Selain itu 2.231 izin pengecer & distributor pupuk dicabut. |
| 2025 | 30 | 36 | Perkara pidana beras tercatat 30 perkara dengan 36 tersangka. |
| 2026 (s.d. 30 Juli) | 2 | 6 | Terdapat dua perkara dengan enam tersangka pada 2026. |
| Data Satgas per 30 Juli 2026 | 38 (untuk 2025) | 39 | 21 kasus telah dinyatakan lengkap (P-21) dan masuk proses persidangan; catatan lanjutan terkait 2026 juga tercatat. |
Upaya perbaikan distribusi dan dampak pada petani
Amran menilai distribusi keuntungan di rantai pasok belum berpihak pada petani. Rata-rata pendapatan rumah tangga petani dari nilai produksi nasional tercatat sekitar Rp1,87 juta, jauh di bawah porsi keuntungan pelaku penggilingan.
Untuk memperpendek rantai distribusi, pemerintah mendorong peran Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih. Langkah itu diharapkan meningkatkan pendapatan petani dan menekan harga jual beras bagi konsumen.
Pemerintah menegaskan akan mengintensifkan pengawasan mutu, menindak produsen pelanggar, dan mempercepat proses hukum terhadap pihak yang merugikan petani serta konsumen. Pengumuman pelaku yang melanggar dan pencabutan izin akan menjadi bagian dari upaya transparansi dan penegakan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Prabowo Kumpulkan Pengusaha Bahas Penguatan Ekonomi Daerah
Presiden Prabowo mengundang pengusaha dan pengurus Kadin dari 38 provinsi ke Istana Merdeka pada 31 Juli 202...
Bandara Soetta Operasikan Airbus A380-800 Emirates 8 Agustus
Bandara Soekarno-Hatta akan mengoperasikan Airbus A380-800 Emirates pada 8 Agustus 2026; kesiapan infrastruk...
Kemenag Ajak Umum Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Kementerian Agama mengundang publik menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Sabtu 1 Agustus 2026, puku...
KemenPPPA Ajak 200 Anak Kunjungi Istana untuk Tanamkan Nasionalisme
KemenPPPA mengajak 200 anak FAN/FAD dan AMPK mengunjungi Istana Kepresidenan 31 Juli 2026 untuk menanamkan n...
Penyaluran BSPS Pengaruhi Penyerapan Anggaran Kementerian PKP
Penyaluran BSPS memengaruhi realisasi anggaran Kementerian PKP; realisasi 31 Juli Rp3,27 triliun dan proyeks...
Pemerintah Gelar Merdeka Run 2026 dengan Kuota 8 Ribu Pelari
Pemerintah menggelar Merdeka Run 2026 pada 29 Agustus di Jakarta dengan kuota 8.000 peserta; acara gratis da...