Lokal

Keumamah Cutkak Lolos Kurasi Trade Expo Indonesia 2026

Bagikan:
Produk Keumamah Cutkak olahan ikan tuna khas Aceh siap pameran

Banda Aceh — IKM Keumamah Cutkak milik PT Cutkak Heritage Food dinyatakan lolos kurasi dan akan mengikuti Trade Expo Indonesia 2026. Keputusan diumumkan setelah proses kurasi yang digelar di Banda Aceh pada awal Oktober 2026 oleh Rumah BUMN Telkom Jakarta. Penilaian menitikberatkan pada export readiness dan potensi pasar tiap produk.

Proses kurasi dan kriteria penilaian

Kurasi dilakukan dengan mengevaluasi kesiapan ekspor, standar kebersihan, keamanan pangan, mutu produk, serta daya saing di pasar domestik dan internasional. Panitia memilih pelaku usaha yang dianggap paling siap memanfaatkan peluang pameran besar tersebut.

Hasil evaluasi diumumkan setelah serangkaian pemeriksaan dokumen dan penilaian teknis produk. Tujuan utama adalah memastikan setiap peserta dapat mempresentasikan produk yang memenuhi standar pasar ekspor.

Empat UMKM yang terpilih

Dari proses kurasi tersebut, empat UMKM atau badan usaha dinyatakan lolos ke TEI 2026. Mereka adalah:

  • Hariyandi — PT Dbaloy Corp Indonesia (Tarakan)
  • Irvadiarni Falka — PT Cutkak Heritage Food (Keumamah Cutkak, Banda Aceh)
  • Helmiati — CV Citra Prima Jaya / Rendang Oma Keenan (Bekasi)
  • Binti Zurieko Eko Wahyuningsih — Zura Snack (Batam)

Makna bagi PT Cutkak Heritage Food

Bagi PT Cutkak Heritage Food, lolos kurasi menjadi langkah strategis untuk memperluas pasar produk olahan tuna khas Aceh. Keumamah Cutkak mengedepankan cita rasa kuliner Aceh dengan pengolahan modern yang memperhatikan kebersihan dan mutu.

Terima kasih kepada Rumah BUMN Telkom Jakarta dan seluruh pihak yang telah memberikan kesempatan, kepercayaan dan dukungan kepada kami. Semoga ke depan Keumamah Cutkak dapat terus berkembang, meningkatkan kualitas produk dan mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar global.

Dampak dan prospek ke depan

Lolos kurasi diharapkan membuka akses pasar lebih luas, baik nasional maupun internasional. Partisipasi di TEI 2026 juga menjadi momentum untuk mengangkat produk perikanan Aceh ke panggung perdagangan yang lebih besar.

Jika pemanfaatan peluang pameran dan tindak lanjut bisnis berjalan baik, Keumamah Cutkak berpeluang menerima order ekspor, bekerja sama dengan distributor, dan meningkatkan kapasitas produksi.

Catatan: seleksi oleh Rumah BUMN Telkom Jakarta menegaskan pentingnya kesiapan ekspor dan kualitas produk sebagai syarat tampil di pameran dagang internasional.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait