Dialog Kerukunan di Pematangsiantar Jadi Modal Pembangunan
Pematangsiantar — Staf Ahli Bidang Pemerintahan Muhammad Hamdani Lubis mewakili Wali Kota Wesly Silalahi membuka silaturahmi dan dialog kerukunan yang diselenggarakan oleh FKUB Pematangsiantar, Kamis (13/8), di Convention Hall Siantar Hotel, Jalan WR Supratman. Kegiatan mengangkat tema "Kerukunan sebagai Fondasi Bangsa untuk Membangun Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif dan Selaras."
Pembukaan dan sambutan
Hamdani Lubis membuka acara dan membacakan sambutan tertulis Wali Kota. Dalam sambutannya, Wesly memberi penghargaan kepada penyelenggara atas upaya menjaga hubungan antarumat beragama di kota ini.
"Kegiatan seperti ini sangat penting, karena kerukunan tidak cukup hanya kita bicarakan, tapi harus kita rawat melalui komunikasi, silaturahmi, saling menghormati dan saling memahami. Tema hari ini memiliki makna yang sangat mendalam."
Pesan Wali Kota
Wesly menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga soal membangun suasana aman, damai, dan saling menghargai. Ia menyebut keberagaman suku, agama, dan budaya Pematangsiantar sebagai kekuatan.
"Perbedaan keyakinan jangan menjadi alasan untuk menjauh, tapi justru menjadi kesempatan untuk saling mengenal, menghormati dan memperkuat persaudaraan. Kita patut bersyukur Pematangsiantar telah mendapatkan pengakuan sebagai salah satu kota yang memiliki tingkat toleransi yang baik. Namun, penghargaan dan predikat itu bukanlah akhir dari perjuangan, justru menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mempertahankannya."
Wali Kota juga mengingatkan bahwa pemerintah kota tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan pemuka agama, FKUB, tokoh masyarakat, organisasi pemuda, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat dinilai krusial.
Rangkaian kegiatan dan peserta
Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang melibatkan para tokoh agama dan pemuka masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
- AKP Maxi J. Manurung mewakili Kapolres
- Amrial Saragih mewakili Kepala Kementerian Agama
- Ketua FKUB HM. Ali Lubis beserta jajaran
- Para tokoh agama, tokoh pemuda, dan unsur masyarakat lainnya
Harapan dan tindak lanjut
Wesly berharap kegiatan itu tidak berhenti pada seremoni. Ia mendorong munculnya gagasan, komitmen, dan langkah nyata untuk menjaga kerukunan di tingkat lokal sekaligus menangkal informasi yang berpotensi memecah belah, khususnya di media sosial.
"Semoga silaturahmi dan dialog yang kita laksanakan hari ini semakin mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi dan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Pematangsiantar. Kerukunan kita jaga, persaudaraan kita perkuat, Pematangsiantar semakin hebat," ujar Wesly yang dibacakan oleh Hamdani Lubis.
Kegiatan berlangsung tertib dan menjadi arena dialog antar pemangku kepentingan untuk memperkuat toleransi serta membangun langkah konkret menjaga kerukunan di Pematangsiantar.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...