Kemenko PMK Perkuat Kemitraan Vokasi Indonesia–Tiongkok
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) memperkuat kemitraan dengan Tiongkok untuk mengembangkan pendidikan vokasi dan meningkatkan daya saing talenta Indonesia pada pasar kerja global. Upaya itu dipercepat melalui program lanjutan ICVEEP Phase II dan penyesuaian kebijakan sejak diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022, Minggu, 2 Agustus 2026.
Transformasi vokasi sesuai kebutuhan industri
Kemenko PMK menegaskan transformasi pendidikan vokasi dilakukan dengan pendekatan berbasis kebutuhan industri. Tujuannya agar kompetensi lulusan relevan dengan teknologi baru seperti kecerdasan buatan dan smart manufacturing. Pendekatan ini menggantikan model supply-driven menjadi demand-driven.
Staf Ahli Bidang Sumber Daya Berkualitas, Katiman, menyebutkan perubahan industri menuntut respons cepat dari sistem pendidikan vokasi. Kurikulum dan metode pembelajaran harus menyesuaikan standar kompetensi industri agar lulusan siap kerja.
"Saat ini dunia memasuki era transformasi industri sangat cepat, sehingga pendidikan vokasi harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pendekatan lama tidak lagi memadai karena harus menjawab kebutuhan nyata industri,"
ICVEEP Phase II: fokus dan manfaat
Indonesia dan Tiongkok meluncurkan Indonesia-China Institute of Vocational Education and Excellent Engineers Program (ICVEEP) Phase II sebagai kelanjutan kerja sama strategis. Fase kedua ini menitikberatkan pada penyelarasan standar kompetensi, pengembangan kurikulum bersama, dan sertifikasi profesi internasional.
Program juga mendorong skema dual degree dan mobilitas tenaga kerja terampil antarnegara. Hal ini diharapkan membuka peluang kerja global bagi lulusan vokasi Indonesia sekaligus mempercepat transfer teknologi.
"Kemitraan internasional harus menghadirkan peningkatan kualitas pembelajaran, transfer teknologi, dan penguatan kompetensi tenaga pendidik. Sekaligus membuka peluang kerja global bagi lulusan vokasi Indonesia,"
Kebijakan dan tata kelola nasional
Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 menjadi landasan kebijakan nasional revitalisasi vokasi. Regulasi itu mendorong sinkronisasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha melalui penyelarasan kurikulum, pembelajaran berbasis kerja, serta pemagangan.
Kemenko PMK juga mendorong sinergi lintas kementerian, lembaga, dan sektor swasta untuk memperkuat tata kelola pendidikan vokasi. Penyesuaian standar kompetensi dan pelatihan tenaga pendidik menjadi bagian dari implementasi berkelanjutan.
Dampak dan prospek
Langkah kolaboratif ini diharapkan memperkaya kompetensi talenta vokasi dan meningkatkan kesejajaran antara keahlian lulusan dengan kebutuhan pasar. Dengan demikian, peluang penyerapan tenaga kerja terampil dan daya saing industri Indonesia di pasar global berpotensi meningkat.
Ke depan, keberhasilan program bergantung pada implementasi kurikulum bersama, ketersediaan fasilitas pelatihan modern, serta konsistensi sertifikasi internasional yang diakui pasar kerja.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
SWITCH 2026: Singapura Dorong Perusahaan Siapkan Pekerja Hadapi AI
SWITCH 2026 dibuka di Marina Bay Sands; pemerintah Singapura mengimbau perusahaan menyiapkan pekerja menghad...
ITSEC Asia Gandeng SGCI Bawa Keamanan Siber ke Pantai Gading
ITSEC Asia menggandeng SGCI menyediakan layanan keamanan siber berkelanjutan bagi institusi publik dan infra...
Bali Tech Week 2026 Targetkan 5.000 Peserta untuk Tarik Investasi Digital
Bali Tech Week 2026 digelar 19–23 Okt di Sanur, Bali, menargetkan 5.000 peserta dari 37 negara untuk menarik...
Perusahaan RI Risau Kehilangan Manfaat AI jika Hanya Jalankan Pilot
Perusahaan Indonesia berisiko kehilangan manfaat produktivitas AI jika hanya menjalankan pilot; butuh pelati...
Adopsi AI Melonjak, Ancaman Kebocoran dan Kedaulatan Data
Adopsi AI di Indonesia meningkat pesat, namun risiko kebocoran data dan kedaulatan informasi menguat akibat...
Gerhana Matahari Total 2027: Siang Terbenam 6 Menit di Luxor
Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 akan menggelapkan siang hingga 6 menit di beberapa wilayah daratan, te...