Kelangkaan Semen di Deliserdang Ganggu Pekerjaan Konstruksi
Deliserdang — Kelangkaan semen melanda Kabupaten Deliserdang dan mengganggu pelaksanaan proyek konstruksi pemerintah dan swasta. Kondisi ini terdeteksi sejak distribusi ke toko material tersendat, kata Ketua BPC Gapensi Deliserdang, Ir. Hasan Habib, ST, pada Kamis (23/7).
Dampak langsung pada proyek dan masyarakat
Hasan menjelaskan kelangkaan semen telah menghambat pekerjaan beberapa kontraktor dan mengganggu rencana pembangunan rumah warga. Gangguan distribusi membuat pasokan di toko-toko material menipis.
Akibatnya, jadwal proyek bisa mundur dan biaya konstruksi berpotensi naik. Hal ini berimplikasi pada proyek yang dibiayai APBD dan APBDes, serta harga rumah rakyat.
Desakan penyelidikan ke pemerintah dan kepolisian
Hasan mendesak Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan dan pihak kepolisian untuk menelusuri penyebab kelangkaan. Ia mencurigai ada permainan distribusi atau penimbunan oleh oknum tertentu.
"Saat ini memang terjadi kelangkaan semen di Deli Serdang. Distribusi ke toko-toko material juga tersendat. Ini sangat berdampak ke kontraktor dan masyarakat yang mau bangun,"
Ia menegaskan perlunya pemeriksaan menyeluruh mulai dari distributor, agen, hingga ke lapangan untuk memastikan tidak terjadi manipulasi harga atau penimbunan.
Risiko kenaikan harga dan penundaan proyek
Menurut Hasan, jika tidak diantisipasi, kelangkaan ini bisa memicu kenaikan harga material. Kenaikan harga tersebut berisiko menyebabkan molornya proyek infrastruktur dan pembangunan perumahan rakyat.
"Kita berharap Pemerintah Daerah dan Kepolisian harus turun. Telusuri dari distributor, agen, sampai ke lapangan. Jangan sampai ini dimainkan untuk menaikkan harga,"
Ia menambahkan bahwa kegagalan menuntaskan masalah ini dapat berdampak panjang pada pelaksanaan proyek APBD dan APBDes serta kemampuan masyarakat membeli rumah.
Langkah selanjutnya
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Deliserdang atau aparat kepolisian terkait tindak lanjut investigasi. Pemantauan pasokan dan harga di tingkat distributor dan pengecer menjadi langkah penting untuk mencegah dampak lebih luas.
Catatan: Klaim kelangkaan dan permintaan investigasi ini disampaikan langsung oleh Ir. Hasan Habib, ST sebagai wakil Gapensi Deliserdang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Aceh Besar Salurkan 3,7 Ton Ikan Segar untuk 350 Keluarga
Aceh Besar salurkan 3,7 ton ikan segar ke 350 penerima di Kuta Baro untuk dukung penanganan stunting dan giz...
Airin Rico Resmikan Gallery Torose, Tenun Karo Melangkah Modern
Airin Rico meresmikan Gallery Torose di Medan (19/9) untuk mempromosikan tenun Karo Uis Karo lewat koleksi e...
Rico Waas Selesaikan KTP dan Janji Perbaikan Drainase di Medan Deli
Wali Kota Medan Rico Waas menyelesaikan KTP warga dan menjanjikan perbaikan jalan serta drainase saat Sapa W...
Bupati Aceh Besar Dukung Kafilah MTQ di Semarang
Bupati Aceh Besar Muharram Idris bertemu kafilah MTQ di Semarang, beri dukungan moral dan uang saku untuk me...
Babinsa Lhoknga Imbau Warga Tingkatkan Waspada Musim Penghujan
Babinsa Koramil 03/Lhoknga mengimbau warga Meunasah Manyang tingkatkan kewaspadaan kesehatan dan kebersihan...
PGMNI Sumut Tawarkan Sinergi dengan Penmad Kemenag untuk Majukan Madrasah
PW PGMNI Sumut siap bersinergi dengan Penmad Kemenag Sumut untuk memajukan madrasah dan meningkatkan kesejah...