Kejurkab Bulutangkis 2026 Jadi Ajang Penjaringan Atlet Trenggalek
Trenggalek, 5–8 Juli 2026 — Ketua KONI Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, membuka Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis 2026 di GOR Nurul Fikri, Kecamatan Gandusari, Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini digelar untuk menambah jam terbang atlet dan menjaring bibit potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Trenggalek.
Pelaksanaan dan nomor pertandingan
Kejurkab berlangsung selama empat hari, 5 sampai 8 Juli 2026. Pertandingan mempertandingkan nomor tunggal, beregu, dan ganda campuran. Gelaran ini menjadi wadah kompetisi bagi klub-klub di level kecamatan hingga desa.
Tujuan: tingkatkan jam terbang dan pembinaan
Menurut Doding, potensi atlet lokal sudah cukup besar tetapi perlu terus diasah melalui lomba yang rutin. Dengan frekuensi kejuaraan yang meningkat, atlet mendapat pengalaman bertanding yang krusial untuk berkembang.
"Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya event kejurkab, target memunculkan atlet bulutangkis asal Trenggalek bisa terwujud. Saya yakin Trenggalek punya potensi besar,"
Peran klub dan perkembangan di daerah
Doding yang juga menjabat Ketua DPRD dan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mengatakan, kejurkab menjadi ajang evaluasi sekaligus penjaringan talenta. Ia mencatat perkembangan positif: klub bulutangkis kini tidak hanya hadir di kota, melainkan sudah menyebar hingga tingkat desa.
"Ini menjadi parameter bahwa bulutangkis hidup mulai dari kota hingga ke pelosok desa. Nah, sekarang tinggal menambah jam terbang, caranya dengan kejurkab-kejurkab seperti ini,"
Dana hibah dan persiapan Popda 2026
Sebagai kepala KONI kabupaten, Doding meminta semua pengurus cabang olahraga memanfaatkan dana hibah secara optimal. Fokusnya pada peningkatan teknik, kondisi fisik, dan mental atlet.
Langkah ini berkaitan langsung dengan persiapan menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026. Menurut Doding, peningkatan kualitas pembinaan perlu dimaksimalkan agar atlet Trenggalek mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Prospek ke depan
Kejurkab Bulutangkis 2026 diharapkan menjadi bagian dari rangkaian pembinaan jangka panjang. Dengan lebih banyak kesempatan bertanding dan penggunaan dana yang tepat, Trenggalek berpeluang menelurkan pebulutangkis andalan pada pentas regional maupun nasional.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Blumbang Gedhe Jadi Destinasi Wisata Baru, Penataan Dimulai Awal 2027
Pemkab Blitar menata Blumbang Gedhe di Desa Soso sebagai destinasi wisata baru mulai awal 2027, dengan melib...
PDI Perjuangan Sampang Distribusikan Air dan Gelar Salat Istisqa
DPC PDI Perjuangan Sampang mendistribusikan air bersih dan menggelar salat Istisqa di Desa Labuhan, Sreseh,...
BUMDes dan Koperasi Tani Didorong Jadi Kunci Atasi Kemiskinan Tuban
Ony Setiwan mendorong optimalisasi BUMDes dan koperasi tani di Tuban untuk tingkatkan pendapatan desa dan ku...
Optimalkan BUMDes dan Koperasi, Ony Dorong Pengentasan Kemiskinan Tuban
Ony Setiwan minta optimalisasi BUMDes, koperasi tani, infrastruktur, dan akses pembiayaan untuk entaskan kem...
APBN 2027: Rp4.106T untuk Perlindungan dan Kesejahteraan Rakyat
APBN 2027 menempatkan Rp4.106,3 triliun untuk pertumbuhan, perlindungan sosial, pendidikan, pangan, dan peme...
Gandrung Sewu 2026: Latihan Gabungan Ribuan Penari di Banyuwangi
Ribuan penari menggelar latihan gabungan perdana di Banyuwangi menjelang Gandrung Sewu 2026 yang digelar 24...