Olahraga

RANS Simba Bogor Bubarkan Tim Pelatih, Mulai Perombakan Skuad

Bagikan:
Manajemen RANS Simba Bogor umumkan pemutusan kontrak empat pelatih

RANS Simba Bogor resmi melepas empat anggota tim pelatih pada Jumat, 3 Juli 2026 melalui pengumuman di akun media sosial klub, sebagai langkah awal perombakan besar menyongsong musim IBL GoPay berikutnya. Keputusan ini membebaskan manajemen untuk menyusun ulang struktur latihan dan mencari pelatih baru demi memperbaiki performa tim.

Siapa yang dilepas dan alasan

Empat pelatih yang dilepas adalah:

  • Antonius Joko Endratmo
  • Agus Pamungkas Batbual
  • Wendha Wijaya
  • Yudhi Mardiansyah

Dengan keluarnya keempat nama tersebut, RANS tidak lagi memiliki staf pelatih yang membawahi program latihan pemain. Manajemen menyatakan langkah ini bagian dari strategi membangun ulang skuad setelah musim lalu berakhir di peringkat kedelapan.

Kronologi pergantian pelatih sepanjang musim

Musim lalu diwarnai sejumlah pergantian pelatih yang mengganggu stabilitas tim. RANS awalnya melepas Anthony Garbelotto, yang sempat membawa tim ke semifinal. Ia digantikan oleh Brian Rowsom, namun kerja sama itu tak berlangsung lama.

Setelah Rowsom angkat kaki, Agus Pamungkas dipercaya sebagai pelatih kepala. Posisi Agus kemudian digantikan oleh Antonius Joko Endratmo, yang sebelumnya menjabat Direktur Teknik. Serangkaian pergantian ini membuat adaptasi sistem permainan menjadi tantangan tersendiri bagi tim.

Dampak pada performa dan hasil

Perputaran pelatih berdampak langsung pada performa RANS. Tim menutup musim reguler dengan catatan 7-13 dan menempati posisi kedelapan, lalu gugur di putaran pertama playoff saat menghadapi Pelita Jaya Basketball.

Saya hanya memiliki sisa sembilan pertandingan, dan sangat sulit untuk menaikkan mental pemain,

kata Coach Joko, yang mengakui bahwa tiga kali pergantian pelatih dalam satu musim membuat proses perbaikan menjadi sangat sulit.

Prospek rebuild dan langkah ke depan

Manajemen kini punya kesempatan merancang ulang struktur tim dari nol. Perombakan staf pelatih memberi ruang untuk mendatangkan pelatih yang lebih sesuai visi jangka panjang klub.

Keputusan ini dinilai tidak sepenuhnya negatif, karena ada contoh klub lain seperti Bogor Hornbills yang berhasil memetik hasil positif setelah melakukan perubahan strategi di offseason. Penggemar dan pengamat kini menunggu siapa figur pelatih baru yang akan dipercaya untuk mengembalikan RANS ke level lebih tinggi.

RANS harus mengambil langkah cermat di bursa pelatih dan pemain agar pembenahan musim ini menghasilkan peningkatan performa yang berkelanjutan.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait