Pemotor Tewas di Jalan Licin KM 38 Aceh Utara
Satu pengendara motor tewas setelah terlibat kecelakaan dengan truk tangki di ruas Jalan KKA-Bener Meriah, Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, Senin (25/5). Insiden terjadi sekitar KM 38 dan diduga dipicu oleh kondisi jalan yang licin akibat hujan.
Kronologi kecelakaan
Kecelakaan melibatkan sebuah truk tangki merah bernopol B-9447-SFV dan sepeda motor Honda CBR 150 merah putih bernopol BL-6633-LAS. Pengendara motor, Muhammad Irsyadin (19), melaju dari arah Bener Meriah menuju Lhokseumawe.
Ketika memasuki tikungan di KM 38, pengendara diduga kehilangan kendali karena permukaan jalan basah. Motor terjatuh dan terseret di badan jalan. Pada saat yang sama truk tangki yang datang dari arah berlawanan tidak sempat menghindar sehingga ban belakang kanan truk mengenai pengendara dan penumpangnya.
Kondisi korban
Muhammad Irsyadin dinyatakan meninggal dunia di lokasi setelah mengalami luka parah pada bagian kepala. Penumpang motor, Muhammad Aiyub (23), mengalami luka pada kaki kiri dan dirawat.
Petugas mencatat pengendara tidak memiliki SIM C serta baik pengendara maupun penumpang tidak menggunakan helm bersertifikat SNI.
Faktor penyebab dan imbauan
Kasat Lantas Polres Lhokseumawe, AKP Irfan Firdaus, menyebut kondisi jalan menikung dan licin sebagai faktor utama yang harus diwaspadai pengendara, khususnya di jalur pegunungan.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama ketika hujan turun. Kurangi kecepatan di jalan menikung dan gunakan perlengkapan keselamatan seperti helm standar SNI,” ujar AKP Irfan Firdaus.
Imbauan tersebut menekankan pentingnya pengurangan kecepatan saat hujan dan penggunaan perlindungan diri. Kepatuhan pada aturan berkendara dinilai krusial untuk mengurangi korban jiwa.
Tindakan kepolisian
Satlantas Polres Lhokseumawe yang menerima laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, dan mengamankan barang bukti. Proses penyelidikan dilanjutkan untuk memastikan kronologi lengkap serta faktor teknis yang berperan dalam kecelakaan.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan di kawasan pegunungan agar menyesuaikan kecepatan dan memastikan kelengkapan berkendara sebelum melintasi rute rawan kecelakaan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...