Lokal

Polsek Siantar Timur Kawal Penjualan 10 Ton Jagung ke Bulog

Bagikan:
Petugas kepolisian mendampingi serah terima jagung ke Bulog di Siantar Timur

Siantar Timur, 29/7 — Kapolsek Siantar Timur, Iptu Edy JJ Manalu, mengawal penjualan 10 ton jagung hasil panen petani binaan ke Bulog Cabang Pematangsiantar pada Rabu (29/7). Kegiatan berlangsung di Jl. Narumonda, Kelurahan Kebun Sayur, Kecamatan Siantar Timur. Tujuan pendampingan adalah memastikan proses pemasaran aman, lancar, dan memberi kepastian pasar bagi petani.

Penyerapan Bulog: volume, kualitas, dan harga

Bulog menyerap sebanyak 10 ton (10.000 kg) jagung dengan kadar air 13,8 persen. Harga pembelian ditetapkan Rp 6.400 per kg. Penyerapan ini memberi kepastian pemasaran dan harga bagi petani setempat.

Pendampingan Polri dalam program ketahanan pangan

Iptu Edy turun langsung bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebun Sayur, Aipda Manoa Sitanggang. Mereka memantau proses timbangan, administrasi penyerahan, dan arus kendaraan agar transaksi berjalan tanpa hambatan.

"Polri siap mendukung program Ketapang dengan hadir mendampingi petani mulai dari proses budidaya hingga pemasaran hasil panen. Kami ingin memastikan petani merasa aman dan memperoleh kepastian dalam menjual hasil panennya," tegas Iptu Edy JJ Manalu.

Dampak pada petani dan sinergi antarlembaga

Penyerapan oleh Bulog menjadi angin segar bagi kelompok tani karena mengurangi risiko tidak tersalurnya hasil panen. Kehadiran aparat kepolisian juga diharapkan memotivasi petani meningkatkan produktivitas.

"Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat harapannya mampu memberikan motivasi kepada petani untuk terus meningkatkan produktifitas pertanian," tambah Kapolsek.

Kegiatan ini memperkuat sinergi antara Polri, petani, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan pangan. Pendampingan yang dilakukan polisi bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan dan ketahanan pangan di tingkat lokal.

Dengan kepastian pasar dan dukungan aparat, para petani di Kebun Sayur mendapat peluang lebih baik untuk merencanakan pola tanam dan pemasaran ke depan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait