Yordan Dorong Karang Taruna Jadi Mentor Usaha Kolektif Pemuda
SURABAYA — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Yordan M. Batara Goa, mendorong Karang Taruna mengambil peran sebagai mentor untuk mendorong wirausaha pemuda secara berkelompok. Usulan itu disampaikan saat reses di Jalan Pucangan IX No. 14, Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Selasa (28/7/2026) malam.
Usulan disampaikan saat reses
Gagasan mentoring muncul setelah perwakilan Karang Taruna menyampaikan aspirasi penguatan kegiatan kepemudaan dan pemberdayaan ekonomi. Yordan menilai Provinsi Jawa Timur sudah menyediakan program yang dapat dimanfaatkan pemula usaha, termasuk untuk usia mulai 17 tahun.
"Kami mendorong teman-teman Karang Taruna dan anak-anak muda ini untuk meningkatkan semangat kewirausahaan. Karena dari Pemprov sendiri juga ada bantuan yang bisa digunakan untuk wirausaha dan itu bisa mulai usia 17 tahun,"
Peran Karang Taruna sebagai mentor
Yordan menekankan Karang Taruna berposisi strategis sebagai wadah pendampingan. Dengan mentor, pelaku usaha pemula dapat berbagi pengalaman, memperkuat jejaring, dan saling mendukung ketika menghadapi tantangan bisnis.
"Kami berharap Karang Taruna ini menjadi mentor pendamping. Sehingga usaha yang dilakukan oleh anak-anak muda ini bisa berhasil. Karena kalau mereka saling menguatkan, saling membantu, saling mendukung, kita harapkan usahanya tidak berhenti di tengah jalan,"
Sarana pembiayaan dan kendala utama
Selain dorongan organisasi, Yordan mengingatkan ada sejumlah akses pembiayaan yang bisa dipakai kelompok muda, misalnya melalui Bank Surya Artha Utama atau Bank Suroboyo. Ia menyebut beberapa orang dapat menyusun jaminan bersama untuk modal usaha.
"Tapi yang jadi soal utama sebetulnya bukan permodalan. Soal utama itu adalah mindset, kemauan untuk maju,"
Menurut Yordan, model usaha kolektif memberi peluang lebih besar untuk berkembang. Dalam kelompok, anggota dapat saling mengingatkan, berbagi tanggung jawab, dan menjaga semangat saat menghadapi hambatan.
Aspirasi lain dan sinergi program
Dalam reses yang sama, Yordan juga menerima masukan dari kelompok PKK mengenai pemanfaatan fasilitas lokal dan kegiatan masyarakat. Beberapa usulan yang masuk antara lain:
- Optimalisasi pemanfaatan balai RW untuk kegiatan komunitas
- Program aktivitas lansia
- Penghijauan lingkungan melalui penataan tanaman hias
Yordan menilai semua usulan itu dapat disinergikan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga maupun Dinas Tenaga Kerja yang memiliki program pelatihan dan pemberdayaan.
Penutup: dorongan untuk terorganisasi
Yordan menegaskan kembali bahwa kunci keberlanjutan usaha pemuda adalah berkelompok dan tersedianya organisasi yang mendampingi. Karang Taruna diharapkan berperan sebagai mentor yang mampu mengorganisasi dan mendampingi anggotanya membangun usaha bersama.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan: Pemkab Malang Harus Peka, RAPBD 2027 Konsisten
Fraksi PDI Perjuangan minta Pemkab Malang tangani masalah sejak dini dan pastikan RAPBD 2027 konsisten dari...
Puan Dorong Medali Asian Games 2026 Jadi Modal Perkuat Pembinaan
Puan Maharani minta setiap medali Asian Games 2026 dijadikan modal memperkuat pembinaan olahraga nasional se...
DPRD Dukung Pemberdayaan Gen Z Berbasis Kampung di Surabaya
DPRD Surabaya dukung program pemberdayaan Gen Z berbasis kampung; tekan kebutuhan pendampingan agar usaha ri...
PDI Perjuangan Minta Raperda Desa di Madiun Beri Kepastian
Fraksi PDI Perjuangan minta Raperda Desa Madiun beri kepastian kewenangan, anggaran, pengawasan, dan kesejah...
Novita Dorong Trenggalek Jadi Rumah Jaranan Dunia
Novita Hardini dorong FJTT ke-30 dan status KEN 2026 dijadikan momentum menjadikan Trenggalek rumah jaranan...
KONI Dorong Mini Soccer Trenggalek Jadi Sumber Talenta Porprov 2027
KONI Trenggalek mendorong mini soccer jadi sumber talenta Porprov Jatim 2027 lewat Turnamen Piala Dispora 20...