Kapolsek Padangsidimpuan Kunjungi SLB, Beri Dukungan Pendidikan
Padangsidimpuan — Kapolsek Padangsidimpuan Hutaimbaru, Iptu Ahmad Edi Sitompul SH, mengunjungi SLB Negeri Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru pada Selasa, 28 Juli. Kunjungan dilakukan bersama PS. Kanit Provos Aiptu Idrus Sihite dan sejumlah personel untuk meninjau proses belajar mengajar dan fasilitas sekolah.
Tujuan kunjungan dan pemeriksaan fasilitas
Rombongan polisi hadir untuk memastikan lingkungan pendidikan aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang siswa berkebutuhan khusus. Mereka menyisir fasilitas sekolah, antara lain kantin, ruang kelas, dan ruang kreativitas yang menjadi wadah ekspresi siswa.
Langkah ini menunjukkan perhatian aparat kepolisian terhadap pendidikan inklusif di tingkat kecamatan. Inspeksi dilakukan secara langsung dengan observasi proses belajar dan interaksi dengan tenaga pengajar.
Interaksi humanis dengan siswa
Sesi interaksi menjadi momen utama kunjungan. Kapolsek dan personel bersapa, bercengkerama, bahkan memeluk salah satu siswa. Gestur sederhana itu berhasil menghadirkan keceriaan dan menumbuhkan kepercayaan diri siswa.
Mereka berkomunikasi dengan siswa yang merupakan penyandang tuna netra, tuna rungu, tuna grahita, serta kebutuhan khusus lainnya. Pendekatan yang hangat ditujukan untuk menciptakan ikatan positif antara aparat dan anak-anak istimewa tersebut.
Kita ingin memastikan siswa yang berkebutuhan khusus ini belajar di lingkungan yang layak dan mendukung fasilitas yang baik akan membantu anak-anak mengembangkan potensi secara optimal,
Poin pesan kepada siswa
Dalam kesempatan itu, Kapolsek menyampaikan lima pesan penting kepada para siswa. Pesan ini dimaksudkan untuk membentuk pola perilaku aman dan bertanggung jawab di lingkungan sekolah maupun rumah.
- Rajin belajar dan patuh pada aturan sekolah.
- Menghindari perundungan, baik fisik maupun verbal.
- Menjauhi narkoba, tawuran, dan segala bentuk kenakalan remaja.
- Bijak menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan berita bohong atau hoax.
- Waspada terhadap orang tidak dikenal saat berangkat atau pulang sekolah.
Implikasi dan tindak lanjut
Kunjungan ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Pemeriksaan fasilitas dan interaksi langsung diharapkan mendorong perbaikan layanan pendidikan inklusif di tingkat lokal. Ke depan, sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat setempat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan belajar yang aman dan suportif.
Upaya seperti ini juga memperkuat peran kepolisian dalam kegiatan sosial dan pendidikan masyarakat, khususnya untuk kelompok rentan yang membutuhkan perhatian ekstra.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...
Korban Tenggelam di Nagan Raya Ditemukan Meninggal
Jenazah Hamdani (42) ditemukan Minggu 20/9 sekitar 11.45 WIB, 100 meter dari lokasi hilang di Desa Agoi Kari...
Bendungan Lau Simeme Dimulai, DPRD Minta Perencanaan Pengendalian Banjir
DPRD Medan menyambut pengisian awal Bendungan Lau Simeme dan mendorong Pemko Medan susun perencanaan pengend...
Aceh Timur Tekuk Lhokseumawe 3-1 di GSI Provinsi Aceh
Aceh Timur menang 3-1 atas Lhokseumawe di GSI Provinsi Aceh, Sabtu (19/9), dengan dua gol dari Muhammad Alfa...