Kapolres Simalungun Ajak Warga Tolak Hoaks lewat Rembuk Masalah
Kapolres Simalungun AKBP Hendri Nupia Dinka Barus mengajak warga tidak mudah terpengaruh dan tidak menyebarkan hoaks saat menggelar Rembuk Masalah Warga di aula Polsek Gunung Malela, Nagori Bangun, Minggu (25/10). Kegiatan itu bertujuan menyerap aspirasi, membahas permasalahan lokal, dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Agenda pertemuan dan peserta
Rembuk dimulai pada pukul 10.30 WIB sebagai wadah komunikasi antara Polri, pemerintahan nagori, dan masyarakat. Pertemuan dihadiri unsur kepolisian wilayah dan tokoh nagori untuk membahas keluhan warga serta mencari solusi bersama.
- Wakapolres Kompol Imam Alriyuddin
- Kabag Ops Kompol Tukkar Simamora
- Kasat Intelkam AKP Tombor Marbun
- Kasat Binmas AKP D. Pasaribu
- Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky Siahaan
- Kasi Humas AKP VJ Purba
- Pangulu Nagori Bangun Muhammad Azhar
Imbauan tegas lawan hoaks dan saluran pelaporan
Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kehati-hatian menerima informasi. Isu yang belum jelas berpotensi memicu keresahan dan mengganggu Harkamtibmas, sehingga harus dihindari.
“Jangan mudah percaya dan jangan sebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Bila ada persoalan, sampaikan langsung dan kita bahas bersama secara terbuka,”
Kapolres juga mengimbau warga memanfaatkan layanan kepolisian seperti 110 atau layanan Halo Kapolres untuk melapor dan memperoleh informasi resmi.
Aspirasi warga dan tindak lanjut yang dijanjikan
Warga menyampaikan sejumlah keluhan yang dikategorikan untuk ditindaklanjuti. Permasalahan utama meliputi keselamatan jalan lintas, pohon rindang yang rawan tumbang, ternak yang merusak ladang, serta sengketa lahan dan kebun kelapa sawit.
- Jalan lintas yang rawan kecelakaan: Kapolres akan koordinasi dengan Forkopimda dan instansi terkait.
- Pohon pinggir jalan yang berpotensi tumbang: Kasat Intelkam diminta membuat laporan untuk tindak lanjut.
- Ternak sapi perusak ladang: Diimbau mengedepankan musyawarah; larangan menggunakan racun ditegaskan.
- Pertanyaan soal status HGU dan dugaan penanaman di luar areal: Kapolres menyatakan akan memfasilitasi pertemuan dengan BPN dan kelompok tani.
Kasus pidana dan pendekatan penyelesaian
Mengenai perkara pencurian kendaraan bermotor, Kapolres menegaskan laporan tetap diproses sesuai hukum. Sementara itu, mekanisme keadilan restoratif dapat dipertimbangkan bila memenuhi syarat hukum dan jenis tindak pidana memungkinkan. Kapolres juga mengajak masyarakat proaktif melapor bila menemukan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Sementara Kasi Humas Polres menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari Program Prioritas Kapolri, ‘Polisi Bersama Masyarakat’, sebagai upaya pemolisian berbasis kemitraan.
Kapolres menyatakan semua aspirasi akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Forkopimda, BPN, pemangku kepentingan perkebunan, dan instansi terkait untuk memastikan solusi yang adil dan sesuai hukum.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kapolres Hadiri Peresmian Ruang Kelas Baru MIS Al Washliyah
Kapolres Pematangsiantar meresmikan ruang kelas baru MIS Al Washliyah pada 24 Oktober untuk mendukung kenyam...
Sat Lantas Polres Pematangsiantar Survei Jalan Rusak di Sukadame
Sat Lantas Polres Pematangsiantar survei jalan rusak di Jl. Patuan Nagari, Sukadame, 24/10; temukan genangan...
Batubara Dorong OVOP dan Kembangkan Pertanian untuk Perkuat Ekonomi Desa
Bupati Batubara dorong program OVOP, pengelolaan pelabuhan, dan pengembangan UMKM untuk tingkatkan PAD dan k...
Menko Pangan Zulkifli Hasan Panen Raya dan Serap Aspirasi Petani Batubara
Menko Pangan Zulkifli Hasan kunjungi Batubara untuk panen raya dan dengar aspirasi petani soal pupuk, irigas...
RUMAN Aceh Gelar Lokakarya Literasi dan Puisi untuk 50 Warga Belajar
PKBM RUMAN Aceh menggelar lokakarya membaca kritis dan cipta puisi bagi 50 warga belajar pada 25 Oktober 202...
Banjir Rendam Kopdeskel Bakaran Batu di Rantauprapat
Hujan pada 25/10 merendam Kopdeskel Koperasi Merah Putih di Bakaran Batu, Rantauprapat; warga khawatir bangu...