Kapolres Paluta Siap Layani Masyarakat Meski Personel Minim
GUNUNGTUA – Kapolres Padang Lawas Utara (Paluta), AKBP Dhery Fajariandono, menyatakan pihaknya siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat meski jumlah personel terbatas. Pernyataan itu disampaikan saat pelaporan peresmian Polres Paluta yang dihadiri Kapolda Sumatera Utara, pada Kamis (6/8), di Gunungtua.
Kondisi personel dan wilayah kerja
Polres Paluta membawahi 12 kecamatan dengan struktur dua polsek dan pos pengamanan. Satu polsek, Polsek Padang Bolak, berada di pusat Kota Gunungtua dan mengawasi 10 kecamatan. Polsek Dolok menempati lokasi yang berjarak sekitar dua jam perjalanan dan mengawasi dua kecamatan.
Secara kuantitas, personel saat ini tercatat 175 orang yang tersebar di Polres, Polsek, Pospol, dan Babinkamtibmas. Jumlah tersebut jauh di bawah kebutuhan ideal yaitu 540 personel.
"Izin jenderal, di SP (surat perintah) yang seharusnya 540 personel tapi kenyataannya hanya 175 personel. Namun dengan kekurangan personel ini, kami Polres Paluta siap melakukan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Paluta," ujar AKBP Dhery Fajariandono.
Bantuan operasional dari Polda
AKBP Dhery menyampaikan apresiasi kepada Polda Sumatera Utara atas bantuan peralatan operasional. Bantuan tersebut meliputi kendaraan roda dua, roda empat, serta mobil SIM keliling. Menurutnya, bantuan itu penting untuk kelancaran patroli dan pelayanan administrasi di lapangan.
Risiko kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas
Polres mencatat potensi kriminalitas di wilayah Paluta tinggi sejak 2021 hingga semester satu tahun berjalan. Selain itu, kecelakaan lalu lintas menjadi masalah kronis karena kondisi jalan yang lurus dan sempit.
"Sehingga lakalantas juga sangat tinggi," kata Kapolres, seraya menambahkan langkah antisipatif sudah dijalankan.
Langkah antisipasi dan edukasi masyarakat
Dalam tiga minggu terakhir, Polres Paluta menjalankan berbagai kegiatan pencegahan. Tim menggelar penyuluhan di sekolah, dialog dengan warga, dan pemasangan spanduk di titik rawan kecelakaan. Petugas juga melakukan temu ramah di rumah ibadah untuk memperkuat koordinasi.
Polres mengidentifikasi sejumlah objek vital dan potensi risiko bencana yang perlu diawasi, antara lain:
- 17 perusahaan
- 7 SPBU
- 1 rumah sakit
- 6 bank
- Beberapa daerah rawan bencana seperti longsor dan banjir
Babinkamtibmas diberi tugas intensif untuk melakukan edukasi dan antisipasi di tingkat desa dan kecamatan.
Dengan sumber daya yang terbatas, Kapolres menegaskan fokus pada upaya preventif dan sinergi dengan Polda serta masyarakat untuk menjaga keamanan dan keselamatan publik di Kabupaten Padang Lawas Utara.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Peusijuek di Langsa: Pengukuhan Geuchik dan Sekretaris MAA
MAA Kota Langsa menggelar peusijuek 6 Agustus untuk mengukuhkan Rizal Jasnun sebagai Geuchik dan Zulfadli se...
Polres Langsa Renovasi 40 Sumur Bor untuk Pemulihan Pasca Banjir
Polres Langsa meninjau renovasi 40 sumur bor untuk memulihkan akses air bersih pascabanjir, fokus bantu daya...
Pemilik Cafe di Dairi Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Berujung Maut
Pemilik cafe CT di Dairi ditetapkan tersangka penganiayaan yang menyebabkan kematian Kartika Ginting pada 3...
WIB Tabagsel Tuntut Penjelasan Pemko soal Transparansi Pengelolaan TKD
WIB Tabagsel mendesak Pemko Padangsidimpuan jelaskan pengelolaan TKD dan buka dokumen perencanaan, pelaksana...
Polres Paluta Resmi Berdiri: 2 Polsek dan 175 Personel
Polres Padang Lawas Utara (Paluta) resmi berdiri 6 Agustus, dipimpin AKBP Dhery Fajariandono dan dimulai den...
PPAD Sumut Rayakan HUT ke-23 dan Kukuhkan Pengurus PIPAD 2026-2031
PPAD Sumut menggelar syukuran HUT ke-23 pada 6 Agustus 2026 di Medan dan mengukuhkan pengurus PIPAD Sumut pe...