Lokal

Kapolres Langkat Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Wampu

Bagikan:
Kapolres Langkat memberi amanat kepada siswa SMAN 1 Wampu saat upacara bendera

Stabat – Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo hadir sebagai pembina upacara bendera di SMAN 1 Wampu pada Senin (25/5). Kunjungan ini bagian dari upaya kepedulian terhadap pendidikan dan pembinaan karakter pelajar. Acara dihadiri pejabat utama Polres Langkat, tenaga pengajar, staf sekolah, dan seluruh siswa-siswi.

Kegiatan dan pesan utama

Dalam amanatnya, Kapolres menekankan peran penting generasi muda dalam menentukan masa depan bangsa. Ia meminta pelajar untuk terus giat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi kenakalan remaja yang merusak masa depan.

Kapolres juga mengingatkan larangan terlibat tawuran, geng motor, dan penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, banyak masalah remaja bermula dari hal kecil, seperti tidak mematuhi aturan sekolah atau salah pergaulan.

"Beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncangkan dunia."

"Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Bermimpilah setinggi langit, jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang."

Kapolres menjelaskan kutipan Soekarno tersebut untuk menegaskan bahwa pemuda dapat membawa perubahan besar bila dibekali disiplin, pendidikan, dan karakter baik.

Edukasi digital: waspada era post-truth

Selain pembinaan karakter, Kapolres memberi edukasi penggunaan media sosial. Ia mengingatkan siswa agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum diverifikasi di era post-truth.

Para pelajar diminta melakukan validasi dan verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi. Tujuannya agar tidak terlibat penyebaran berita bohong atau fitnah.

Anti-bullying dan disiplin lalu lintas

Kapolres juga menyoroti pentingnya menolak bullying dan perundungan di lingkungan sekolah. Ia mengajak siswa saling menghormati karena setiap orang berbeda dan tidak ada yang ingin dilahirkan dengan kekurangan.

Soal keselamatan, Kapolres menekankan disiplin berlalu lintas, termasuk penggunaan helm saat berkendara. Ia menyebut aturan lalu lintas dibuat demi keselamatan generasi muda sebagai penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045, sesuai aspirasi Presiden.

Inti pesan dan himbauan

Intisari amanat Kapolres dapat dirangkum sebagai berikut:

  • Belajar sungguh-sungguh dan memiliki cita-cita besar;
  • Menjaga disiplin, menghormati orang tua dan guru;
  • Menjauhi kenakalan, narkoba, tawuran, dan geng motor;
  • Bijak bermedia sosial: verifikasi sebelum membagikan informasi;
  • Menolak bullying dan menjaga keharmonisan pertemanan.

Para guru dan siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan motivasi dari Kapolres. Kehadiran aparat di sekolah diharapkan meningkatkan kesadaran hukum dan kedisiplinan pelajar.

Kontak layanan

Di akhir kegiatan, Polres Langkat mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan atau pelayanan kepolisian untuk menghubungi Call Center Polri 110, yang aktif 24 jam.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait