KAI Sediakan 472.659 Tiket Diskon Libur Sekolah
PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih menawarkan 472.659 tiket diskon untuk program libur sekolah yang berlaku hingga 5 Juli 2026. Program ini mendapat subsidi diskon 30% dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat.
Jumlah pemesanan dan sisa tiket
Hingga kini masyarakat telah memesan 701.965 tiket dari total kuota yang disediakan. Artinya, masih tersedia 472.659 tiket dengan potongan tarif untuk keberangkatan sampai 5 Juli 2026.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan apresiasi atas program ini dan menyoroti makna sosial di balik angka pemesanan.
"Angka 701.965 pelanggan ini bukan angka kosong. Di dalamnya ada cerita anak yang pulang memeluk orang tua, keluarga yang akhirnya bisa berangkat bersama, pelajar yang mengisi masa libur, dan masyarakat yang terbantu untuk bergerak dengan biaya lebih ringan. KAI menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah melalui DJKA Kemenhub karena program ini dapat langsung dirasakan pelanggan,"
Tren pemesanan dan stasiun tersibuk
Pemesanan tertinggi terjadi pada 21 Juni 2026 dengan 82.062 pelanggan. Hari berikutnya, 20 Juni 2026, mencatat 77.505 pemesanan.
Stasiun keberangkatan tersibuk adalah Pasar Senen (Jakarta) dengan 91.651 pelanggan, diikuti wilayah Yogyakarta dengan 50.107 keberangkatan. Untuk stasiun tujuan, Pasar Senen juga menjadi favorit dengan 84.501 kedatangan, sedangkan Yogyakarta mencapai 55.554 kedatangan.
Rute dan kereta terpadat
Relasi tersibuk tercatat pada rute Lempuyangan → Pasar Senen dengan 13.115 tiket dipesan. Rute sebaliknya, Pasar Senen → Lempuyangan, menempati posisi berikutnya dengan 12.735 pelanggan.
Adapun armada dengan volume penumpang tertinggi adalah:
- Kereta Api Joglosemarkerto: 35.178 pelanggan
- Kereta Api Ambarawa Ekspres: 28.846 pelanggan
Dampak ekonomi dan imbauan KAI
Anne Purba menekankan bahwa peningkatan perjalanan kereta turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, terutama sektor kuliner dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Ketika satu keluarga turun di stasiun tujuan, aktivitas ekonomi ikut tumbuh. Ada kendaraan lanjutan yang digunakan, makanan yang dibeli, oleh-oleh yang dibawa pulang, dan tempat wisata yang dikunjungi. Di sanalah kereta api mengambil peran sebagai penghubung antara perjalanan keluarga dan denyut ekonomi masyarakat,"
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya mengimbau masyarakat untuk membeli sisa tiket promosi melalui aplikasi resmi Access by KAI dan merencanakan perjalanan lebih awal.
"Liburan sekolah selalu menjadi ruang untuk menciptakan kenangan. KAI ingin setiap perjalanan berlangsung aman, nyaman, tertib, dan memberi manfaat sampai ke masyarakat sekitar stasiun. Selama tiket masih tersedia, mari rencanakan perjalanan lebih awal dan manfaatkan program diskon ini dengan bijak,"
Dengan ketersediaan tiket yang masih signifikan, masyarakat disarankan memantau ketersediaan di aplikasi resmi untuk mendapatkan potongan tarif hingga 5 Juli 2026.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pelanggan Bengkulu Menangi Mobil Listrik dari Pacific Paint
M. Nasir dari Bengkulu memenangkan satu unit mobil listrik BYD ATTO 1 lewat Program Promo HEBAT Slank Pacifi...
Uang Beredar Tembus Rp10.415,9T pada Mei 2026, Dipicu M1 dan Kredit
Uang beredar M2 mencapai Rp10.415,9 triliun pada Mei 2026, tumbuh 10,8% yoy, didorong oleh M1 dan penyaluran...
IHSG Ditutup Melemah 0,25% Saat Pasar Tunggu Pengumuman MSCI
IHSG turun 0,25% ke 6.161,33 pada 23 Juni 2026; investor menanti hasil review MSCI yang berpotensi memicu vo...
Purbaya Ancam Sanksi Berat untuk Pelaku Impor Pakaian Bekas
Menkeu Purbaya ancam sanksi lebih berat kepada pelaku impor pakaian bekas ilegal usai penindakan di Tanjung...
IHSG Terkoreksi 1,29% ke 6.037,52 pada Sesi I Bursa
IHSG terkoreksi 1,29% ke 6.037,52 pada akhir sesi I; nilai transaksi Rp6,6 triliun. Pasar menunggu paket sti...
Satgas Pasti Hentikan 255 Entitas Keuangan Ilegal 2026
Satgas Pasti OJK menghentikan 255 entitas keuangan ilegal pada 2026 dan IASC memblokir serta mengembalikan d...