KAI Raih 5 Penghargaan Indonesia Sustainability Award 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) meraih lima penghargaan pada ajang Indonesia Sustainability Award 2026 yang digelar di Menara Peninsula Hotel, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026. Penghargaan diberikan atas penerapan standar Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dinilai konsisten, termasuk satu penghargaan ESG Leadership Excellence Award lima bintang bagi Muhammad Sahli.
Penghargaan dan pengakuan
Komite penilai menghargai langkah KAI yang mengaitkan kebijakan ESG dengan pelayanan publik. Selain penghargaan kepemimpinan, penilaian memperhatikan hasil riil seperti ketepatan layanan, aksesibilitas, efisiensi energi, dan penguatan distribusi barang lewat rel.
“ESG dijalankan dari hal-hal yang langsung dirasakan pelanggan dan publik. Perjalanan harus tepat waktu, akses layanan perlu semakin mudah, energi digunakan lebih hemat, dan distribusi barang melalui rel harus semakin kuat. Penghargaan ini menjadi pengingat agar KAI terus bekerja dengan data, ukuran yang jelas, dan hasil yang bisa dirasakan,” ujar Anne.
Data operasional dan capaian 2026
KAI menyorot beberapa capaian kuantitatif yang menjadi dasar penilaian. Perusahaan tercatat mengelola infrastruktur aktif sepanjang 6.031 kilometer.
| Keterangan | Angka |
|---|---|
| Pelanggan dilayani (Jan–Mei 2026) | 214.045.803 |
| Volume angkutan barang | 26.486.417 ton |
| Penggunaan Face Recognition Boarding Gate | >25 juta kali |
| Perkiraan kertas dihemat | ~64 juta lembar |
| Unit PLTS terpasang (Juni 2026) | 113 unit |
Layanan inklusif dan inovasi digital
Manajemen menekankan peningkatan akses bagi berbagai kelompok pelanggan. Sejak 23 Maret 2025, KAI meluncurkan fitur Female Seat Map untuk meningkatkan rasa aman dan kenyamanan penumpang perempuan.
“Transportasi publik harus semakin mudah diakses oleh berbagai kelompok pelanggan. Karena itu, KAI terus memperbaiki layanan agar pelanggan perempuan, lansia, disabilitas, keluarga, serta masyarakat umum dapat merencanakan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan sesuai kebutuhan,” kata Anne.
Adopsi teknologi seperti Face Recognition Boarding Gate juga menjadi bukti digitalisasi proses boarding yang efisien. Penerapan ini mendukung pengurangan penggunaan kertas secara signifikan.
Logistik dan dekarbonisasi
KAI menilai moda kereta memberi alternatif logistik yang lebih kompetitif. Peningkatan angkutan rel dapat memperlancar rantai pasok dan mengurangi beban jalan raya.
“Rel memberi pilihan logistik yang lebih kompetitif bagi pelaku usaha. Ketika distribusi barang semakin efisien, manfaatnya dapat masuk ke rantai ekonomi yang lebih luas, mulai dari kelancaran pasok, daya saing industri, hingga pengurangan tekanan di jalan raya,” ujar Anne.
Sisi lingkungan mendapat perhatian lewat peta jalan transisi ke bahan bakar biodiesel dan pemasangan pembangkit listrik tenaga surya. Sampai Juni 2026, KAI sudah memasang 113 unit PLTS sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi.
“KAI akan terus menjaga agar setiap inisiatif memiliki ukuran yang jelas, baik dari jumlah pelanggan yang dilayani, tonase barang yang didistribusikan, energi yang dihemat, emisi yang diturunkan, maupun kemudahan yang dirasakan pelanggan. Dengan cara itu, keberlanjutan menjadi bagian dari pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat,” kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.
Penghargaan ini memperkuat posisi KAI sebagai pelaku transportasi yang menggabungkan pelayanan publik dan agenda keberlanjutan. Ke depan, KAI diperkirakan akan melanjutkan investasi pada infrastruktur, digitalisasi, dan program dekarbonisasi untuk memperkuat manfaat ekonomi dan lingkungan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pengguna Whoosh Hemat Rp1,5 Juta dengan FWC JaBan Gold
KCIC luncurkan FWC JaBan Gold: kartu langganan Rp2 juta untuk 10 perjalanan, hemat hingga Rp1,5 juta dibandi...
Menaker: Kesenjangan Kompetensi Lulusan Harus Segera Diatasi
Menaker Yassierli minta penguatan pendidikan STEM dan kolaborasi untuk atasi mismatch kompetensi lulusan den...
Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD145,3 Miliar Juli 2026
Cadangan devisa turun ke USD145,3 miliar per akhir Juli 2026 akibat penerbitan global bond dan intervensi st...
OJK: Efek Berbasis Keberlanjutan Rp85,15 T per Juni 2026
OJK mencatat efek berbasis keberlanjutan mencapai Rp85,15 triliun hingga Juni 2026; aset reksa dana ESG Rp8,...
Harga Emas Antam Terkoreksi Rp29.000 per Gram, Simak Daftarnya
Harga emas Antam turun Rp29.000 per gram pada Jumat, 7 Agustus 2026; 1 gram dihargai Rp2.650.000 dan buyback...
Manufaktur Lampaui Ekonomi, SBIN Percepat Industrialisasi
Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,32% pada Q2 2026 dan melampaui ekonomi nasional; Menperin: SBIN percep...