KAI Services dan ADFood Kerja Sama Tingkatkan Kuliner Kereta
PT Reska Multi Usaha (KAI Services) menandatangani nota kesepahaman dengan PT Anugrah Duta Food Services (ADFood Services) untuk meningkatkan standar keamanan pangan dan memperkaya pilihan menu bagi penumpang kereta. Pengumuman kerja sama dilakukan pada Rabu, 13 Mei 2026, setelah penandatanganan yang berlangsung di Kantor Pusat KAI Services, kawasan Stasiun Mangga Besar, Jakarta, pada Selasa, 12 Mei 2026.
Ruang lingkup kerja sama
Kolaborasi ini bertujuan memperbaiki mutu layanan kuliner pada layanan kereta dan gerai milik perusahaan. Selain peningkatan kualitas, kerja sama meliputi pengembangan produk menu inovatif untuk memenuhi preferensi penumpang selama perjalanan.
Standar keamanan pangan
Manajemen menegaskan standar kesehatan menjadi prioritas utama. Direktur Utama KAI Services Krisna Arianto menjelaskan tujuan strategis kerja sama tersebut.
“KAI Services terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan salah satunya dengan meningkatkan kualitas terhadap produk-produk makanan yang akan disajikan kepada penumpang di kereta api. Tidak hanya itu, dengan kerja sama ini, KAI Services juga akan melakukan inovasi-inovasi terhadap produk makanan agar penumpang memiliki banyak pilihan menu yang dapat dinikmati dalam perjalanan di kereta api,”
Selain itu, Vice President Corporate Secretary KAI Services Ixfan Hendriwintoko menegaskan komitmen terhadap sertifikasi keamanan pangan.
“Sebagai Central of Service PT KAI (Persero), KAI Services akan terus melakukan inovasi-inovasi diberbagai unit bisnis yang dikelola untuk memberikan layanan yang memiliki kualitas prima untuk para penumpang kereta api,”
Perusahaan menyatakan penerapan standar internasional ISO 22000 dilakukan secara konsisten pada layanan Kuliner Kereta dan gerai Loko Café.
Inovasi produksi dan modernisasi fasilitas
Pihak ADFood Services menyebutkan aspek teknologi menjadi kunci peningkatan efisiensi dan mutu pangan. CEO ADFood Services Adhia Absar Arryman hadir dalam acara penandatanganan dan menekankan kombinasi inovasi dan fokus pelanggan.
“ADFood Services menggabungkan inovasi, kualitas, dan fokus pada pelanggan untuk menciptakan pengalaman bersantap yang menyenangkan untuk para penumpang kereta api,”
Perusahaan akan mengintegrasikan mesin terotomisasi dan memperbarui peralatan masak untuk menjaga konsistensi produk dan meningkatkan kapasitas produksi.
Dampak bagi penumpang dan prospek ke depan
Dengan sinergi ini, penumpang diharapkan mendapat variasi menu lebih banyak serta standar kebersihan dan keamanan pangan yang lebih tinggi selama perjalanan. Penggunaan teknologi modern juga diproyeksikan menekan waktu penyajian dan kesalahan produksi.
Ke depan, KAI Services dan ADFood akan fokus pada pengembangan menu baru dan standarisasi proses operasional. Implementasi bertahap dan evaluasi mutu akan menjadi kunci agar inovasi memenuhi harapan penumpang tanpa mengorbankan keamanan pangan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BNI Perkuat Pelestarian Batik dan Dukung UMKM Perajin
BNI memperkuat pelestarian batik lewat kebijakan busana kerja, pelatihan, dan pameran untuk memperluas pasar...
Ekspor Sapu Lidi Indonesia Tembus Pasar Dunia, Nilai Puluhan Juta
Sapu lidi Indonesia diminati banyak negara; ekspor 2024 senilai US$23 juta dan lidi nipah-sawit 2023 capai U...
Akhir Pekan: Rupiah Menguat ke Rp17.882 di Tengah Kekhawatiran Global
Rupiah menguat ke Rp17.882 per dolar AS pada penutupan 2 Oktober 2026, terdorong sentimen geopolitik, ekspek...
IHSG Ditutup 6.036,89 pada 2 Okt 2026, Mayoritas Saham Melemah
IHSG ditutup di 6.036,89 pada 2 Okt 2026, turun 0,46%; mayoritas saham melemah dengan transaksi Rp11,79 tril...
IHSG Turun 0,32% ke 5.990 pada Jeda Perdagangan 2 Okt
IHSG sesi I turun 0,32% ke 5.990,20 pada 2 Oktober 2026. Volume tinggi dan tekanan jual mendominasi meski be...
IHSG Dibuka Menguat 0,14% ke 6.018,08, Sentimen Minyak & Inflasi Jadi Perhatian
IHSG dibuka menguat 0,14% ke 6.018,08 pada 2 Oktober 2026; sentimen minyak, inflasi, dan ketegangan geopolit...