KAI Siapkan 1,17 Juta Kursi untuk Liburan Sekolah
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan 1.174.624 tempat duduk kelas ekonomi komersial untuk musim liburan sekolah. Penyediaan ini mendukung program diskon transportasi 30 persen yang digulirkan pemerintah.
Rincian kapasitas dan penjualan
Penjualan tiket untuk program diskon telah dibuka sejak 6 Juni 2026. Hingga laporan ini, KAI mencatat penjualan sebanyak 86.036 tiket.
Sisa tiket yang tersedia mencapai 1.088.588 lembar perjalanan. Secara proporsional, penjualan tersebut setara dengan 7,32 persen dari total kapasitas, sementara kuota yang belum terisi sebesar 92,68 persen.
Periode keberangkatan dan tujuan favorit
Program diskon untuk kelas ekonomi komersial berlaku pada periode keberangkatan 20 Juni sampai 5 Juli 2026. KAI mencatat permintaan tertinggi menuju Yogyakarta, Solo, Malang, dan Ketapang.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan bahwa inisiatif ini memberi peluang lebih luas bagi masyarakat untuk bepergian selama liburan sekolah.
Program diskon dari Pemerintah melalui DJKA Kementerian Perhubungan memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk bepergian selama liburan sekolah. Mobilitas yang meningkat juga turut mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan.
Operasional dan imbauan KAI
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya memaparkan kesiapan operasional sarana dan prasarana untuk mengakomodasi lonjakan penumpang. KAI menyiapkan seluruh sarana agar layanan tetap aman dan nyaman selama masa liburan.
KAI menyiapkan lebih dari 1,17 juta tempat duduk untuk mendukung program Pemerintah. Kami berharap stimulus ini dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah selama liburan sekolah.
Apa arti angka-angka ini bagi calon penumpang?
Ketersediaan tiket yang masih besar memberi keleluasaan bagi masyarakat untuk memilih tanggal keberangkatan. KAI mengimbau calon penumpang merencanakan perjalanan lebih awal guna memanfaatkan tarif diskon dan mendapatkan lebih banyak pilihan jadwal.
Kondisi saat ini juga berpotensi mendorong aktivitas ekonomi di daerah tujuan. Pemerintah dan operator berharap program diskon ini meningkatkan mobilitas tanpa mengorbankan keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Berita Terkait
Serangan Israel ke Iran, Rupiah Anjlok ke Rp18.187 per Dolar
Rupiah menguat tertekan, ditutup melemah ke Rp18.187 per USD setelah eskalasi serangan Israel ke Iran dan da...
Ruang Amal & BMPK Gelar Pelatihan Vokasi Operator Sepatu untuk Dhuafa
Ruang Amal dan BMPK menggelar pelatihan vokasi operator jahit sepatu pada 8–14 Juni 2026 di Brebes untuk mem...
Kemenperin dan YBI Pacu Efisiensi Produksi untuk Perkuat Daya Saing Batik
Kemenperin dan YBI gelar pelatihan efisiensi produksi batik untuk tekan biaya, dukung IKM, dan buka akses pa...
PP 20/2026: Pemerintah Sederhanakan Fasilitas Pajak untuk UMKM
DJP menyatakan PP 20/2026 menyederhanakan fasilitas pajak UMKM, mempertahankan PPh Final 0,5% hingga omset R...
Komisi VII: Tekanan Impor Mengancam Industri Padat Karya
Komisi VII DPR peringatkan industri padat karya tertekan impor dan naiknya biaya bahan baku; Kemenperin ajuk...
DPR Minta Pemerintah Jaga Industri dari Dampak Geopolitik
Ketua Komisi VII DPR minta pemerintah lindungi industri nasional dari dampak geopolitik, sementara Kemenperi...