Wali Kota Pematangsiantar Pimpin Jumpa Berlian di Blok 3
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi memimpin program Jumat Pagi Bersih Lingkungan (Jumpa Berlian) di Blok 3, Jl. Sibatubatu, Kelurahan Bah Sorma, Kecamatan Siantar Sitalasari pada Jumat (5/6). Kegiatan itu melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran kecamatan, dan warga setempat untuk membersihkan drainase dan area persawahan produktif.
Pelaksanaan dan peserta
Kegiatan dilaksanakan secara gotong royong dengan partisipasi lintas perangkat daerah dan masyarakat blok setempat. Keterlibatan OPD dan kecamatan bertujuan mempercepat pembersihan serta meningkatkan kesadaran kolektif akan kebersihan lingkungan.
- Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko
- Jajaran kecamatan Siantar Sitalasari
- Warga Blok 3 Sibatubatu
Pembersihan drainase dan sawah
Lokasi yang dibersihkan adalah areal drainase dan persawahan produktif yang sempat tersumbat sampah, tanah, dan plastik. Untuk memperlancar aliran air, panitia juga mengerahkan alat berat guna mengeruk material yang menghambat saluran.
Selain penggunaan alat berat, peserta kerja bakti membersihkan sampah dan memangkas rumput liar di sepanjang kanal. Hasilnya, aliran drainase menjadi lebih lancar dan area persawahan tampak lebih rapi.
Semangat gotong royong dan harapan Pemkot
Wesly menyoroti semangat kebersamaan sepanjang kegiatan. Ia berharap Jumpa Berlian tidak hanya menjadi kegiatan insidental, tetapi tumbuh sebagai budaya mingguan yang melibatkan aparat dan warga.
"Tidak hanya masyarakat, Pemko juga harus bahu membahu ikut menggerakkan kesadaran akan kebersihan lingkungannya. Mari kita galakkan kegiatan Jumpa Berlian di lingkungan sekitar kita tiap pekannya. Peran kepala lingkungan, lurah dan camat sangat signifikan menyukseskan program Jumpa Berlian ini."
Menurut Wesly, peran kepala lingkungan, lurah, dan camat penting dalam mengorganisasi kerja bakti di tingkat bawah. Dengan koordinasi yang baik, kebersihan lingkungan di setiap kecamatan diharapkan meningkat dan lestari.
Implikasi jangka panjang
Program ini berpotensi menurunkan risiko banjir lokal karena drainase yang lancar, sekaligus menjaga produktivitas sawah di zona terdampak. Jika rutin digelar, Jumpa Berlian bisa menjadi model kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam menjaga lingkungan sehat dan nyaman.
Langkah lanjutan yang disarankan adalah menjadwalkan kegiatan berkala dan memperkuat peran aparat wilayah agar kesadaran kebersihan terus terjaga.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...