Jepang Diprediksi Dampingi Belanda Lolos dari Grup F
Belanda dan Jepang sama-sama mengoleksi empat poin dan berpeluang besar maju dari Grup F pada matchday terakhir, Jumat 26 Juni 2026 pukul 06.00 WIB. Pertandingan penentu mempertemukan Jepang vs Swedia di Stadion Dallas, serta Tunisia vs Belanda, dan hasil kedua laga akan menentukan klasemen akhir.
Kondisi Grup F dan peluang tim
Persaingan di Grup F memanas menjelang laga penutup. Belanda dan Jepang berada di puncak klasemen dengan empat poin dari dua pertandingan. Tunisia masih tertinggal sebagai satu-satunya tim tanpa poin setelah kalah dari Swedia dan Jepang.
Pengamat sepak bola Jupri Alexander menilai Belanda berada di posisi terkuat untuk mengunci status juara grup. Ia menyoroti performa Tunisia yang dianggap belum mampu menandingi kekuatan Belanda.
“Belanda sudah pasti akan memburu kemenangan atas Tunisia untuk menjadi juara Grup F,”
Jupri mengungkapkan hal tersebut saat diwawancara, Kamis, 25 Juni 2026.
Jepang vs Swedia: tiket fase gugur dipertaruhkan
Jepang hanya membutuhkan kemenangan untuk memastikan tiket ke babak 32 besar. Mereka datang dengan modal tak terkalahkan: hasil imbang 2-2 lawan Belanda dan kemenangan atas Tunisia 4-0.
Menurut Jupri, mental bertanding Jepang menjadi keunggulan utama. Tim Samurai Biru dinilai tidak mudah menyerah dan konsisten menunjukkan daya juang selama turnamen.
“Jepang bermain bagus selama turnamen ini dan mentalnya tidak gampang menyerah. Saat melawan Belanda, mereka mampu dua kali menyamakan kedudukan hingga laga berakhir 2-2,”
Belanda vs Tunisia: peluang juara grup
Belanda diprediksi tidak akan menemui kesulitan berarti saat menghadapi Tunisia. Jupri memproyeksikan Belanda akan memburu kemenangan dengan selisih gol yang cukup lebar untuk memastikan posisi puncak.
Tunisia sejauh ini belum meraih poin setelah kalah 1-5 dari Swedia dan 0-4 dari Jepang, sehingga tekanan besar ada di bahu tim Afrika tersebut pada laga terakhir.
Catatan Swedia dan fokus perbaikan
Swedia menunjukkan kapasitas serangan dengan kemenangan telak 5-1 atas Tunisia. Namun Jupri menekankan ada kelemahan yang harus diperbaiki, terutama di lini pertahanan.
“Lini pertahanan Swedia harus diperbaiki. Kebobolan lima gol saat menghadapi Belanda tentu bukan catatan yang baik,”
Prediksi dan implikasi
Jupri memfavoritkan Jepang untuk finis sebagai runner-up dan menemani Belanda ke babak 32 besar. Ia memperkirakan kemenangan tipis untuk Jepang.
“Saya menjagokan Jepang memenangkan laga melawan Swedia dan finis sebagai runner-up Grup F. Mungkin skornya tidak besar, tetapi bisa berakhir 2-1 untuk Jepang,”
Hasil dua pertandingan pada Jumat pagi akan menentukan siapa yang lolos dari Grup F dan susunan babak 32 besar.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Grand Final Indonesian Pingpong League 2026 di TSM Cibubur
Grand Final Indonesian Pingpong League 2026 digelar di Trans Studio Mall Cibubur; kompetisi melebar jadi 47...
Perbasi Panggil 8 Pemain Timnas Basket 3x3 untuk Asian Games 2026
Perbasi memanggil delapan pemain Timnas Basket 3x3 putra; akan dikerucutkan menjadi empat pemain untuk tampi...
Chiesa Absen Latihan, Masa Depan di Liverpool Diragukan
Federico Chiesa absen saat latihan Liverpool di AXA Training Center (19 Agustus), menimbulkan tanda tanya me...
Rachel/Febi Lolos Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum melaju ke perempat final BWF 2026 setelah lawan Jepang mundur karena...
Bejlek Singkirkan Sabalenka di Cincinnati, Menang 7-6 6-4
Sara Bejlek mengalahkan Aryna Sabalenka 7-6, 6-4 di Cincinnati (20 Agustus 2026), meraih kemenangan terbesar...
Bettencourt Resmi Jadi Pelatih Timnas Tanjung Verde
Humberto Bettencourt ditunjuk sebagai pelatih kepala Tanjung Verde menggantikan Bubista; tugas utamanya memp...