Jepang Cukup Imbang untuk Juara Grup F vs Swedia
Jepang hanya perlu hasil imbang
Pertandingan ini menjadi penentu posisi kedua tim di Grup F dan berpotensi menentukan siapa yang keluar sebagai juara grup maupun runner-up.
Posisi Grup dan skenario lolos
Jepang memimpin klasemen Grup F dengan empat poin dari dua laga setelah imbang lawan Belanda dan menang telak atas Tunisia.
Dengan koleksi poin itu, tim asuhan Hajime Moriyasu cukup meraih hasil imbang untuk memastikan satu tempat di fase gugur. Kemenangan bisa membawa Jepang finis sebagai juara grup.
Sementara Swedia wajib menang untuk lolos otomatis sebagai runner-up. Hasil imbang masih membuka peluang bagi Swedia, tetapi mereka juga harus menunggu perhitungan tim peringkat ketiga jika tidak menang.
Performa terakhir dan statistik
Kepercayaan diri Jepang sedang tinggi karena tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir, termasuk kemenangan atas Brasil dan Inggris.
Dalam rentang itu, Jepang mencatat enam clean sheet dan mencetak 19 gol, menunjukkan keseimbangan antara serangan dan pertahanan.
Sebaliknya, Swedia tampil inkonsisten. Mereka menang 5-1 atas Tunisia, namun kemudian kalah 1-5 dari Belanda.
Masalah pertahanan menjadi catatan penting bagi Swedia; mereka belum mencatat clean sheet dalam 13 pertandingan terakhir dan kebobolan 22 gol dalam sepuluh laga terakhir.
Kekuatan, ancaman, dan pilihan taktis
Ancaman utama Swedia tetap di lini depan lewat Alexander Isak dan Viktor Gyökeres. Kedua pemain itu menjadi andalan untuk memecah kebuntuan lawan.
Pelatih Graham Potter juga memiliki opsi menurunkan Anthony Elanga sejak awal, khususnya untuk memanfaatkan kecepatannya yang sempat merepotkan Belanda saat masuk sebagai pemain pengganti.
Lucas Bergvall berpeluang memperkuat lini tengah Swedia, diharapkan meningkatkan kontrol bola dan membuat tim lebih sulit ditembus.
Kondisi tim Jepang dan kedalaman skuad
Jepang masih memantau kondisi Takefusa Kubo yang mengalami masalah lutut. Absennya beberapa pemain seperti Takumi Minamino, Kaoru Mitoma, dan Wataru Endo juga menjadi perhatian staf pelatih.
Meski demikian, kemenangan besar atas Tunisia menunjukkan kedalaman skuad Jepang tetap terjaga. Moriyasu diperkirakan tidak akan melakukan banyak perubahan pada susunan pemain inti.
Head-to-head dan prediksi permainan
Kedua tim jarang bertemu di level senior. Dari empat pertemuan sebelumnya, tercatat masing-masing satu kemenangan dan dua hasil imbang.
Jepang diperkirakan akan bermain sabar dan memanfaatkan serangan balik cepat. Sebaliknya, Swedia kemungkinan harus membuka permainan dan mengambil risiko untuk mengejar kemenangan.
Susunan pemain dan info pertandingan
- Jepang (3-4-2-1): Zion Suzuki; Takehiro Tomiyasu, Ko Itakura, Hiroki Ito; Ritsu Doan, Kaishu Sano, Ao Tanaka, Keito Nakamura; Junya Ito; Daichi Kamada; Ayase Ueda. Pelatih: Hajime Moriyasu.
- Swedia (3-5-2): Kristoffer Nordfeldt; Gustaf Lagerbielke, Isak Hien, Victor Lindelöf; Anthony Elanga, Jesper Karlström, Lucas Bergvall, Yasin Ayari, Gabriel Gudmundsson; Viktor Gyökeres, Alexander Isak. Pelatih: Graham Potter.
- Venue: AT&T Stadium, Texas
- Tanggal: 26 Juni 2026
- Kick-off: 06.00 WIB
Perbedaan kebutuhan kedua tim membuat laga ini diprediksi berlangsung menarik, dengan Jepang lebih stabil dan Swedia tetap berpotensi memberikan kejutan jika berhasil memaksimalkan lini depan mereka.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...