Kaltim Resmikan Pusat Jantung Awang Faroek Tower di Balikpapan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meresmikan Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, Kamis, 25 Juni 2026. Fasilitas ini dibangun untuk memperkuat layanan kardiologi dan mengurangi rujukan pasien ke luar daerah.
Peresmian dan fasilitas utama
Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud. Gedung baru dilengkapi teknologi medis modern seperti catheterization laboratory (cath lab) dan ruang operasi berstandar Modular Operating Theater (MOT).
Selain itu, rumah sakit menerapkan sistem Smart RSKD yang memungkinkan pemantauan pasien secara real-time, mulai dari ambulans hingga ruang perawatan.
Kita tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga membangun kualitas SDM. Secanggih apa pun alat dan gedungnya, pelayanan yang ramah tetap menjadi kunci,
— Rudy Mas’ud
Data kasus dan kapasitas layanan
Plt Direktur RSKD Balikpapan drg. Ahmad Jais menyebut pembangunan gedung ini dilatarbelakangi tingginya kebutuhan layanan jantung di Kaltim. Dalam tiga tahun terakhir, RSKD mencatat 2.238 kasus penyakit jantung.
RSKD juga telah melakukan 40 operasi bedah jantung terbuka atau Coronary Artery Bypass Grafting (CABG) dengan tingkat keberhasilan mencapai 95 persen. Menurut Ahmad Jais, gedung terpadu akan memperkuat kapasitas diagnostik dan intervensi kardiovaskular.
Rumah sakit yang unggul tidak cukup memiliki gedung megah dan alat canggih. Tetapi juga harus didukung tata kelola yang baik, SDM yang kompeten, serta pelayanan yang ramah dan profesional,
— drg. Ahmad Jais
Jenis tindakan medis yang dapat dilakukan
Dengan kehadiran fasilitas ini, berbagai tindakan kardiologi dapat ditangani di Balikpapan tanpa harus merujuk pasien ke luar provinsi. Tindakan yang tersedia antara lain:
- Angiografi koroner
- Pemasangan ring jantung (stenting)
- Pemasangan temporary pacemaker
- Operasi jantung terbuka seperti CABG
Dampak dan prospek layanan kesehatan
Pemerintah Provinsi berharap Awang Faroek Tower menjadi pusat rujukan layanan jantung di Kalimantan Timur dan memperluas akses ke layanan spesialis. Selain infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus agar manfaat fasilitas maksimal.
Keberadaan gedung ini diharapkan menurunkan kebutuhan rujukan ke luar daerah dan mempercepat penanganan kasus kardiovaskular di wilayah tersebut.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Sentralisasi Pengadaan Alkes Hemat Rp10,25 Triliun, Kemenkes Ungkap
Kemenkes menyebut sentralisasi pengadaan alkes memangkas pengeluaran Rp10,25 triliun atau 52% dari estimasi...
Menkes: Bangun Laboratorium Kesehatan di Seluruh Kabupaten/Kota
Pemerintah akan membangun dan merenovasi laboratorium kesehatan di seluruh kabupaten/kota untuk memperkuat s...
Puskesmas Jemput Bola CKG: 700 Siswa Diperiksa di Bekasi
Puskesmas Duren Jaya jemput bola Cek Kesehatan Gratis di SD Santa Maria Monica, Bekasi; 700 siswa diperiksa,...
CKG Jaktim Temukan Anemia dan Hipertensi pada Pelajar
CKG Jakarta Timur menemukan banyak pelajar mengalami tekanan darah tinggi dan anemia pada periode Januari–Ju...
Pemanasan dan Pendinginan: Kunci Olahraga Lebih Aman
Pemanasan dan pendinginan membantu tubuh beradaptasi sebelum dan setelah olahraga, menurunkan risiko cedera...
Jangan Abaikan Nyeri Sendi Berulang, Bisa Jadi Autoimun
Nyeri sendi berulang bisa jadi tanda autoimun seperti RA; waspadai pembengkakan, kekakuan pagi hari, dan seg...