Olahraga

520 Pecatur Berlaga di JAPFA Chess Festival 2026 di Senayan

Bagikan:
Pecatur bertanding di JAPFA Chess Festival 2026 di Gedung Serbaguna Senayan

520 pecatur dari lima negara dan 23 provinsi berpartisipasi dalam JAPFA Chess Festival 2026. Turnamen berlangsung pada 1–6 September 2026 di Gedung Serbaguna, Senayan, Jakarta, dengan total hadiah sebesar Rp 298.900.000.

Keterangan singkat acara

Turnamen menghadirkan berbagai kategori untuk semua kelompok umur dan tingkat, termasuk pertandingan individu dan beregu. Penyelenggara menargetkan peningkatan minat masyarakat terhadap olahraga catur melalui kompetisi ini.

Aspek Rincian
Peserta 520 pecatur
Asal 5 negara, 23 provinsi
Waktu 1–6 September 2026
Lokasi Gedung Serbaguna, Senayan, Jakarta
Total hadiah Rp 298.900.000

Kategori pertandingan

Panitia menyediakan kategori yang meliputi berbagai tingkatan usia dan status peserta.

  • Senior
  • Putri
  • Veteran
  • Junior
  • Beregu antarinstansi

Partai unggulan dan duel internasional

Pernyataan panitia menyebut beberapa duel internasional sebagai daya tarik utama. Salah satunya adalah duel antara International Master (IM) Satria Duta dari Indonesia melawan IM Khuong Dau dari Vietnam.

Di sektor putri, pertandingan penting mempertemukan Women International Master (WIM) Laysa Latifah dengan Women Grandmaster (WGM) Xeniya Balabayeva dari Kazakhstan.

Kata penyelenggara

"Tidak hanya di sepak bola, lawan paling berat di tingkat ASEAN itu Vietnam. Pecatur juga menjadi lawan terberat di tingkat ASEAN yaitu Vietnam, kami akui saja."

Kutip di atas disampaikan oleh Ketua Panitia JAPFA Chess Festival 2026, menyiratkan antisipasi kuat terhadap kekuatan pecatur regional.

"Jadi kami sangat gembira kami bisa bersama dengan PB Percasi mengadakan turnamen catur Japfa Chess yang ke-16 ini. Harapannya tentunya olahraga catur ini semakin dikenal, semakin disukai oleh masyarakat."

Direktur Corporate Affairs PT JAPFA Comfeed Indonesia menggarisbawahi komitmen perusahaan untuk memajukan catur di tanah air setelah 26 tahun bekerjasama dengan organisasi nasional catur.

"Jadi kita melihat antusiasme masyarakat terhadap olahraga catur ini semakin lama semakin tinggi. Terutama kami melihat tadi ada yang pecatur muda yang 15 tahun, elo rating sudah tinggi itu memperlihatkan bahwa sudah antusias anak-anak muda."

"Kita lihat bahwa Japfa ini sudah dilaksanakan yang ke-16 kali. Harapan kita seperti dalam kata sambutan saya tadi, Japfa juga bisa mendukung catur ini di level lokal, karena saya tahu Japfa juga ada di daerah."

Pernyataan di atas disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PB Percasi, yang turut mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan dan mendesak dukungan lanjutan untuk pemain lokal.

Implikasi dan prospek

Acara ini menjadi barometer perkembangan catur nasional, terutama dalam membina talenta muda. Dengan partisipasi internasional dan total hadiah yang signifikan, turnamen diharapkan mendorong peningkatan kualitas pemain Indonesia dan memperkuat jejaring kompetitif di kawasan ASEAN.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait