Faathir/Devin Melaju ke 16 Besar China Masters Usai Lawan Mundur
Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi melaju ke babak 16 besar China Masters 2026 setelah pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, mengundurkan diri pada Selasa, 1 September 2026, di Shenzhen Arena, Tiongkok. Pertandingan terhenti setelah 18 menit dengan Faathir/Devin sudah memenangkan gim pertama 21-16.
Kronologi dan skor pertandingan
Partai berlangsung singkat di lapangan 3 Shenzhen Arena. Skor tercatat 21-16 untuk Faathir/Devin pada gim pertama sebelum pertandingan dihentikan. Wasit kemudian mencatat kemenangan untuk pasangan Indonesia setelah lawan memutuskan mundur.
Alasan penarikan diri lawan
Devin menjelaskan alasan mundurnya pasangan Malaysia adalah karena kondisi kesehatan Nur Izzuddin. Ia menyebut Izzuddin demam sejak malam sebelumnya sehingga tim lawan memilih tidak memaksakan permainan.
"Saya dan Faathir waktu di lapangan tidak tahu kenapa mereka memutuskan mundur karena sepertinya tidak ada gerakan yang membuat cedera. Setelah saya tanya ternyata Izzuddin sakit demam dari semalam. Daripada dipaksakan mungkin mundur menjadi keputusan terbaik,"
Devin menambahkan bahwa keputusan mundur diambil untuk menjaga kondisi pemain agar tidak semakin parah. Keputusan itu membuat hasil pertandingan resmi berpihak pada Faathir/Devin.
Strategi permainan sebelum mundur
Dalam gim pertama, Faathir/Devin bermain dengan pendekatan aman sambil menekan setiap peluang. Devin menilai lawan kerap mengangkat bola tinggi sehingga memberi kesempatan menyerang bagi pasangan Indonesia.
"Kami sempat ambil gim pertama karena coba bermain safe dan menyerang. Lawan juga banyak mengangkat bola jadi enak untuk kami menekan,"
Ambisi dan prospek ke depan
Ali Faathir mengatakan target mereka adalah mencapai babak delapan besar. Ia menyadari pencapaian itu tidak mudah karena ini adalah turnamen Super 750 pertama bagi pasangan tersebut.
"Target kami pasti mau yang terbaik, pengennya bisa ke delapan besar dulu tapi coba step by step. Tidak mudah karena ini Super 750 pertama kami,"
Dengan lolosnya ke 16 besar, Faathir/Devin akan menghadapi tantangan berikutnya yang lebih sulit. Mereka kini memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh, namun harus menjaga konsistensi dan kondisi fisik menjelang laga-laga selanjutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Talenta Muda Berpeluang Masuk Akademi Ajax Lewat Kerja Sama PSSI
PSSI dan Ajax teken MoU di ISS 2026, membuka peluang talenta muda Indonesia dipilih masuk akademi Ajax dan m...
GPS Bandung Resmi Debut di Honda DBL 2026 setelah Bertahun-tahun Menunggu
Tim putra GPS Bandung akhirnya resmi debut di Honda DBL 2026 West Java-East setelah dua tahun berada dalam d...
Kayleen Anfernee Wijaya: Student Athlete yang Asah Time Management
Kayleen Wijaya, student athlete CBCS, membagi waktu antara latihan basket, akademik, dan organisasi serta me...
Mbappé Klaim Dirinya Pemain Terbaik Dunia Musim Lalu
Kylian Mbappé menyatakan dirinya sebagai pemain terbaik dunia musim lalu dan mengulas kriteria Ballon d'Or d...
BPK Penabur Cirebon Menang Telak 78-6 atas SMAN 21 Bandung
BPK Penabur Cirebon menang 78-6 atas SMAN 21 Bandung di laga pembuka Honda DBL 2026 West Java Series di Band...
Juventus Minim Pemain Italia Jelang Lawan Sassuolo
Juventus hanya memiliki satu pemain Italia di skuad menghadapi Sassuolo; sembilan pemain absen karena cedera...