Jamaah Haji Aceh Timur Wafat di Pesawat Menjelang Tiba di SIM
Satu jamaah haji asal Kabupaten Aceh Timur, bernama Siti Ainsyah (91), meninggal dunia di dalam pesawat sekira pukul 10.05 WIB saat pesawat mendekati Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Senin (22/6). Kejadian itu menambah jumlah jamaah haji asal Aceh yang wafat menjadi 16 orang dari beberapa kloter.
Detil kejadian
Korban termasuk rombongan Embarkasi Aceh Kloter 7 (BTJ-07). Menurut konfirmasi dari H. Asyari, Kepala Sub Bagian Umum Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Aceh Timur, wafatnya terjadi sekitar 30 menit sebelum pesawat mendarat di Bandara SIM.
“Iya benar, informasi ini sudah disampaikan ke pihak keluarga. Jenazah akan dibawa pulang ke rumah duka di Aceh Timur,”
H. Asyari menambahkan bahwa jenazah akan dipulangkan menggunakan ambulans.
Proses pelaporan dan pemulangan
Kasus kematian tersebut telah dilaporkan ke Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky, melalui Plt. Kepala Dinas Syariat Islam, Istarni. Menurut H. Asyari, pihaknya sedang mengurus proses administrasi dan pemulangan jenazah ke kampung halaman.
“Kita sudah laporkan terkait jamaah haji yang wafat ini ke bupati, bahkan saat ini kita sedang mengurus proses pemulangan jenazah ke Aceh Timur,”
Ketibaan dan distribusi jamaah
Plt. Kepala Dinas Syariat Aceh Timur, Istarni, menyampaikan bahwa rombongan tiba di Bandara Internasional SIM Blang Bintang sekitar pukul 10.35 WIB. Setelah diproses di UPTD Asrama Haji Banda Aceh, para jamaah diberangkatkan ke Aceh Timur sekitar pukul 15.00 WIB.
Istarni menjelaskan titik-titik penurunan jamaah di Aceh Timur sebagai berikut:
- Masjid Baitul Karim Simpang Ulim
- Masjid Al Kubra Julok
- Masjid Agung Idi Rayeuk
“Jamaah haji akan diturunkan di sejumlah titik di Aceh Timur, seperti di Masjid Baitul Karim Simpang Ulim, Masjid Al Kubra Julok dan Masjid Agung Idi Rayeuk,”
Konteks dan langkah selanjutnya
Dengan bertambahnya korban, total jamaah haji asal Aceh yang wafat kini mencapai 16 orang. Pihak berwenang daerah terus berkoordinasi untuk memastikan pemulangan jenazah berjalan lancar dan memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kematian dari pihak medis penerbangan. Proses administrasi dan penyerahan jenazah ke keluarga di Aceh Timur menjadi fokus saat ini.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Investasi Nagan Raya: Kontributor Terbesar Aceh, Rp336 Miliar
Nagan Raya jadi penyumbang investasi terbesar Aceh: Rp336,18 miliar (Triwulan IV 2025) dan terus bertumbuh p...
Polres Padanglawas Sita Puluhan Slop Rokok Ilegal di Hasahatan Jae
Satreskrim Polres Padanglawas menggerebek rumah di Hasahatan Jae dan menyita puluhan slop rokok tanpa pita c...
Gebyar Patuh Pajak Medan 24-25 Juni: Samsat Keliling & Hadiah
Bapenda Medan gelar Gebyar Patuh Pajak 24-25 Juni di Centre Point Mall; layanan Samsat Keliling dan hadiah b...
Lamsihar Raih Magister Teknologi Informasi dengan IPK 4.00
Lamsihar Banjarnahor lulus MTI di Universitas Panca Budi Medan dengan IPK 4.00 setelah perjalanan hidup penu...
Polda Aceh Gelar Lomba Stand Up Comedy Sambut Hari Bhayangkara
Polda Aceh menggelar Lomba Stand Up Comedy bertema Polri Semakin Dicintai pada 22 Juni 2026 untuk merayakan...
Tokoh Sumut Minta Porsi DBH Sawit Ditingkatkan di Era B50
Tokoh pemuda Sumut dukung B50 namun minta peningkatan porsi DBH Sawit agar daerah penghasil sawit mendapat m...