Polda Aceh Gelar Lomba Stand Up Comedy Sambut Hari Bhayangkara
BANDA ACEH — Polda Aceh menggelar Lomba Stand Up Comedy bertema Polri Semakin Dicintai dengan slogan Polri Presisi untuk Negeri melalui Humor Positif pada Senin, 22 Juni 2026 di Gedung Presisi Polda Aceh. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mempererat kebersamaan dan menampilkan sisi humanis anggota Polri.
Pelaksanaan dan peserta
Acara diikuti 22 peserta dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Aceh, termasuk personel Polresta Banda Aceh dan beberapa Polres jajaran. Lomba menjadi wadah menyalurkan kreativitas personel sekaligus sarana hiburan untuk penonton yang memadati lokasi.
Acara dibuka resmi oleh Plt. Dirtahti Polda Aceh, AKBP Taufik Rahman SH. Ia menyampaikan penghargaan atas keberanian peserta tampil di atas panggung dengan tetap menjaga etika institusi.
Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki kreativitas, kemampuan berkomunikasi, dan semangat positif yang dapat menjadi sarana mendekatkan diri dengan masyarakat.
Kriteria penilaian dan juri
Panitia menghadirkan dewan juri gabungan internal dan eksternal untuk menjaga objektivitas. Juri eksternal adalah Rahmad Soad, sedangkan juri internal terdiri dari AKBP Ruslan Syafei S.Ag dan AKBP Alwinandriyana MH.
Aspek penilaian meliputi orisinalitas materi, kreativitas, alur cerita, set up, punchline, teknik penyampaian, daya hibur, penguasaan panggung, serta kesesuaian tema dan etika.
Peserta diwajibkan menyajikan humor yang segar dan menghibur tanpa memuat unsur SARA, pornografi, ujaran kebencian, atau serangan terhadap individu.
Pemenang lomba
Setelah penilaian ketat, panitia menetapkan pemenang sebagai berikut:
- Juara I: Bripka Nanda Karmila, Banum Subdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh (Perwakilan Ditlantas Polda Aceh).
- Juara II: Bripda Mhd. Ervan Imanta (Perwakilan Ditsamapta Polda Aceh).
- Juara III: Briptu Ica Meilisa Yofiana, S.Kep Ns. (Perwakilan Biddokkes Polda Aceh).
Makna acara dan dampak
Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini dimaknai sebagai upaya memperkuat komunikasi antarpersonel dan membangun citra positif institusi melalui humor yang edukatif dan santun. Penampilan peserta berhasil mengundang tawa serta antusiasme penonton.
Polda Aceh berharap kegiatan semacam ini terus menumbuhkan semangat kebersamaan, kreativitas, dan inovasi di kalangan personel. Kegiatan menunjukkan bahwa Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan, sekaligus institusi yang humanis dan mampu mendekatkan diri ke masyarakat dengan pendekatan positif dan komunikatif.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Leu Ue Bagikan 300 Bibit Cabai untuk 100 Keluarga
BUMG Leu Ue membagikan 300 bibit cabai ke 100 keluarga di Gampong Leu Ue untuk mendukung ketahanan pangan ke...
600 Anak Ikut Pawai Karnaval PAUD/TK di Sabang Rayakan HUT RI ke-81
600 anak dari 20 lembaga PAUD/TK mengikuti Pawai Karnaval di Lapangan Yos Sudarso Sabang untuk memeriahkan H...
Pawai Karnaval HUT ke-81 RI di Sabang Libatkan 49 Sekolah dan 3.000 Pelajar
Pawai Karnaval HUT ke-81 RI di Sabang diikuti 49 sekolah dan sekitar 3.000 pelajar, menampilkan tujuh drumba...
Kapolres Langkat Tinjau Klinik, Prioritaskan Kesehatan Anggota
Kapolres Langkat tinjau Klinik Polres Langkat pada 20 Agustus untuk memastikan layanan kesehatan optimal dan...
Jurnalis Medan Ajukan Praperadilan soal Intimidasi dan Perampasan Alat
Wartawan Medan, Deddy Irawan, mengajukan praperadilan ke PN Medan menyoal dugaan intimidasi dan perampasan a...
Puting Beliung Rusak 18 Rumah dan SMPN 1 di Dolok Masihul
Puting beliung melanda Dolok Masihul, Sergai pada 19 Agustus, merusak 18 rumah dan satu ruang kelas SMPN 1;...