Olahraga

FIFA Hapus Logo Sponsor Alkohol untuk Pemain Muslim di Piala Dunia

Bagikan:
Latar resmi Player of the Match tanpa logo sponsor alkohol Michelob ULTRA di Piala Dunia

FIFA menghapus logo sponsor minuman beralkohol Michelob ULTRA pada latar foto resmi penghargaan Player of the Match bagi pemain Muslim di Piala Dunia 2026. Keputusan ini berlaku sejak putaran turnamen yang sedang berlangsung sebagai bentuk penghormatan terhadap keyakinan pemain.

Penyesuaian pada penghargaan

Piala Dunia 2026 akan menghasilkan 104 penghargaan Player of the Match. Sejauh ini 36 penghargaan sudah diberikan melalui voting daring oleh penggemar. Penghargaan tersebut disponsori oleh Michelob ULTRA sebagai mitra resmi FIFA.

Biasanya pemenang menerima trofi dan berfoto di depan latar yang memuat logo sponsor. Namun untuk beberapa pemain dari negara mayoritas Muslim, FIFA menampilkan latar yang tanpa merek sponsor sehingga hanya terlihat logo FIFA dan judul penghargaan.

Siapa saja yang terdampak?

Beberapa pemain yang fotonya dipublikasikan tanpa logo Michelob ULTRA antara lain:

  • Ismael Kone
  • Mahmoud Abunada
  • Yan Diomande
  • Mohamed Salah
  • Ramin Rezaeian
  • Emam Ashour
  • Ali Olwan
  • Ismael Saibari
  • Johan Manzambi

Sementara beberapa penerima penghargaan lain yang disebut dalam putaran awal termasuk Lionel Messi, Erling Haaland, Harry Kane, Michael Olise, dan Folarin Balogun—yang sudah meraih penghargaan itu dua kali.

Alasan dan konteks historis

FIFA menjelaskan penyesuaian ini didorong oleh sensitivitas agama terhadap produk beralkohol. Langkah ini mengingatkan pada insiden serupa di Piala Dunia 2018 ketika seorang pemain Mesir menolak menerima penghargaan yang menampilkan sponsor minuman beralkohol karena alasan keyakinan.

Untuk menghormati pertimbangan agama, tersedia trofi dan latar belakang tanpa merek sponsor

Langkah serupa pernah muncul di liga domestik. Di Liga Inggris, beberapa pemain Muslim sebelumnya menolak penghargaan yang menampilkan produk alkohol.

Aturan untuk pemain di bawah usia legal

Selain alasan agama, FIFA juga menegaskan kebijakan serupa berlaku bagi pemain yang belum mencapai usia minum legal. Dengan kata lain, elemen tanpa merek tidak hanya untuk alasan keyakinan tetapi juga untuk perlindungan usia.

Elemen tanpa merek yang sama digunakan untuk pemain di bawah usia minum legal

Penutup

Trofi yang diterima para pemenang tetap sama; hanya identitas sponsor yang disesuaikan pada latar foto. Perayaan gelar pun kini lebih sering menggunakan sampanye nonalkohol untuk menghormati beragam latar belakang pemain, sejalan dengan kebijakan netralitas yang dijalankan FIFA.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait