Timnas Hoki Indonesia Gelar TC di Australia untuk Asian Games 2026
Timnas hoki lapangan putra dan putri Indonesia menjalani pemusatan latihan (pelatnas) mandiri di Darwin, Australia, sebagai persiapan menghadapi Asian Games Nagoya 2026. Sebanyak 40 pemain telah tiba sejak 20 Juni 2026 dan akan mengikuti rangkaian TC serta uji coba hingga 30 Juni 2026.
Pelatnas dan uji coba di Darwin
Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI) menyelenggarakan training camp di Darwin untuk meningkatkan jam terbang tim. Tim asuhan pelatih Muhammad Dhaarma Raj akan beruji coba melawan klub-klub lokal sepanjang program.
Program TC ini berjalan secara mandiri, dengan fokus pada peningkatan teknik, taktik, dan kekompakan antarpemain. Selain uji coba, beberapa pemain mendapat kesempatan bermain di kompetisi klub setempat.
Pemain yang bergabung dengan klub Liga Australia
Lima pemain timnas putra dan enam pemain timnas putri dipinjamkan atau mendapat kesempatan memperkuat klub-klub Liga Australia selama TC. Langkah ini diharapkan menambah pengalaman bertanding mereka.
- Putra: Aulia Akbar Al Ardh (Palmerston Saint HC), Revo Prialindro (Palmerston Saint HC), Suharyana (Waratah HC), Ahdan Asasi Ramadhan (Banks HC), Abdullah Jihad Al Akbar (Commerce Pints HC).
- Putri: Nisa Indira (Palmerston Saint HC), Bernika Julia Mersella (Palmerston Saint HC), Lispa (Waratah HC), Salma Maulzani (Waratah HC), Sri Rahayu (Banks HC), Lily Erlina Pasaribu (Banks HC).
Alasan dan harapan tim
Pelatih menjelaskan bahwa tampil di Liga Australia akan menambah wawasan permainan tim terhadap pola lawan. Menurut pihak federasi, peluang ini terwujud karena hubungan baik PP FHI dengan Federasi Hoki Australia.
Tampilnya mereka di Liga Australia akan menambah jam terbang serta mengenal pola permainan lawan
Kapten timnas putra, Aulia Akbar Al Ardh, menyambut baik inisiatif pelatnas ini. Ia menilai TC dan uji coba penting untuk meningkatkan kualitas permainan dan kekompakan tim.
TC dan uji coba sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas permainan dan kekompakan tim
Dampak terhadap persiapan Asian Games
Dengan kombinasi TC, uji coba, dan pengalaman bermain di Liga Australia, PP FHI berharap pemain siap menghadapi lawan-lawan di Asian Games Nagoya 2026. Program ini juga menjadi ajang evaluasi permainan sebelum kompetisi antarnegara berlangsung.
Penempatan pemain di klub-klub Australia memberi peluang praktik langsung menghadapi standar permainan yang lebih tinggi, sehingga diharapkan kontribusi pemain meningkat saat membela Indonesia di ajang internasional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di SoFi Stadium
Timnas Iran meninggalkan surat menyentuh di ruang ganti SoFi Stadium usai imbang 0-0 lawan Belgia, mengucap...
Alex Freeman Bersinar dan Kenang Ayah sebagai Mentor Terhebat
Alex Freeman mencetak gol yang sempat tertunda oleh offside, lalu disahkan VAR, membantu AS menang 2-0 dan l...
Norwegia 3-2 Senegal: Haaland Dua Gol dan Tiket 32 Besar
Norwegia menang 3-2 atas Senegal di MetLife, memastikan tiket 32 besar Piala Dunia 2026; Haaland cetak dua g...
Alasan Haaland Pakai 'Braut' di Punggung Jersey Norwegia
Haaland menulis "Braut Haaland" di jersey Norwegia sebagai penghormatan kepada ibunya, sambil mencetak dua g...
Harry Kane Samai Rekor Lineker dan Beckham di Piala Dunia 2026
Harry Kane mencetak dua gol di laga pembuka Piala Dunia 2026, totalnya jadi 10 gol dan menyamai rekor Gary L...
Haaland Cetak Dua Gol, Mendy Cedera; Senegal Dapat Kabar Buruk
Erling Haaland cetak dua gol saat Norwegia menang 3-2; kiper Édouard Mendy cedera lutut dan menunggu hasil p...