Hiburan

Lee Si An Menang Gugatan Kontrak, Pengadilan Tolak Tuntutan Agensi

Bagikan:
Lee Si An saat tampil di Single’s Inferno, potret artis

Lee Si An memenangkan gugatan kontrak terhadap agensinya setelah Pengadilan Distrik Pusat Seoul menolak tuntutan ganti rugi yang diajukan perusahaan tersebut. Putusan dibacakan pada Senin, 22 Juni 2026, dan menyatakan perjanjian tambahan yang ditandatangani antara pihak-pihak tidak sah secara hukum.

Putusan pengadilan

Majelis hakim menilai perjanjian tambahan yang memperpanjang masa kontrak eksklusif Lee Si An tidak memiliki dasar hukum karena proses penandatanganan mengandung informasi menyesatkan. Pengadilan juga menolak klaim penalti yang diajukan agensi dan menyatakan tidak ditemukan pelanggaran terhadap kontrak awal.

Asal sengketa dan kronologi

Sengketa bermula dari perjanjian tambahan yang disepakati sebelum keterlibatan Lee Si An dalam program Single’s Inferno 4. Berikut ringkasan kronologi yang berperan dalam perkara ini:

  1. Agensi mulai menaungi Lee Si An sejak Agustus 2023.
  2. Pada April 2024, kedua pihak menandatangani perjanjian tambahan yang memperpanjang masa kontrak eksklusif selama 18 bulan.
  3. Perpanjangan itu membuat kontrak berjalan melewati batas akhir semula, yang ditetapkan Oktober 2024.
  4. Lee Si An menyatakan ingin mengakhiri kerja sama, lalu agensi mengajukan gugatan pada Desember 2024 menuduh pelanggaran kewajiban kontraktual.
  5. Pengadilan memutuskan menolak tuntutan agensi pada 22 Juni 2026.

Alasan hakim

Pengadilan menemukan bukti bahwa agensi memberikan informasi yang menyesatkan saat proses penandatanganan perpanjangan. Selain itu, majelis hakim menyatakan tidak ada bukti konkret yang menunjukkan bahwa platform produksi, termasuk Netflix, mensyaratkan Lee Si An harus berada dalam kontrak eksklusif untuk tampil dalam program tersebut.

Atas pertimbangan itu, pengadilan menyimpulkan bahwa perjanjian tambahan tidak sah sehingga tuntutan ganti rugi dan penalti oleh agensi tidak berdasar.

Dampak dan latar belakang

Keputusan ini menegaskan pentingnya transparansi dan proses yang jelas saat melakukan perubahan kontrak artis, terutama menjelang keterlibatan dalam produksi besar. Lee Si An mulai dikenal lewat program Idol School dan Produce 48, dan popularitasnya melonjak setelah tampil di serial realitas Single’s Inferno 4 pada awal 2025.

Putusan pengadilan membuka preseden mengenai validitas perpanjangan kontrak yang dilakukan dengan dugaan informasi menyesatkan, serta menyorot perlunya bukti kuat saat mengajukan tuntutan ganti rugi terhadap artis.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait