Istana Sampaikan Duka atas Gempa di Palu, Pemerintah Siaga
Pemerintah menyampaikan duka cita atas gempa yang mengguncang Palu, Sulawesi Tengah pada Rabu, 17 Juni 2026. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah memberi perhatian penuh dan langsung berkoordinasi untuk penanganan korban serta dampak di lapangan.
Pernyataan resmi Istana
Prasetyo Hadi menyampaikan kabar duka saat tiba di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor. Ia melaporkan adanya korban meninggal dan beberapa warga yang saat ini dirawat di fasilitas kesehatan setempat.
Kami mohon izin menyampaikan rasa duka cita terhadap kejadian gempa di Palu kemarin. Ada satu korban meninggal dunia dan beberapa yang sedang dirawat,
Koordinasi penanganan
Pemerintah segera mengaktifkan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan instansi terkait. Tujuannya memastikan proses evakuasi, perawatan, dan distribusi bantuan dapat berjalan lancar.
Pagi tadi kami juga sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan juga dengan Gubernur Sulawesi Tengah. Untuk memastikan seluruh penanganan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,
Langkah konkret yang disebutkan pemerintah antara lain pemantauan kondisi lapangan, persiapan bantuan, dan mitigasi sesuai kebutuhan warga terdampak.
Imbauan kewaspadaan
Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Informasi resmi diminta menjadi rujukan utama agar tidak terjadi kekeliruan dalam penanganan.
Termasuk terus memberikan informasi kepada masyarakat untuk tidak boleh lengah. Tetap waspada apabila mengantisipasi kejadian gempa-gempa susulan,
Selain itu, pemerintah menekankan perlunya mengikuti arahan otoritas daerah dan instansi terkait untuk keselamatan bersama.
Dampak dan tindak lanjut
Sampai saat ini pemerintah terus memantau perkembangan di wilayah terdampak. Mitigasi dan pengiriman bantuan disiapkan sesuai kebutuhan yang teridentifikasi oleh tim di lapangan.
Secara ringkas, langkah pemerintah meliputi:
- Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan instansi terkait
- Pemantauan kondisi lapangan dan identifikasi kebutuhan korban
- Persiapan bantuan serta himbauan kewaspadaan kepada masyarakat
Pernyataan Istana menegaskan komitmen pemerintah untuk menanggapi bencana ini dengan cepat dan terkoordinasi. Masyarakat di wilayah terdampak diminta mengikuti informasi resmi serta arahan otoritas setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Penilaian 'Excess Capacity' Harus Berdasarkan Bukti
Mendag Budi Santoso minta penilaian 'excess capacity' dibuat berbasis bukti sektoral, dibahas dalam G20 TMM...
Pakar: Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Seharusnya Ditolak MK
Pakar hukum menilai gugatan soal syarat pendidikan Wapres Gibran seharusnya tak dapat diterima MK karena sub...
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...
Kemenperin Siapkan SDM Kelola Pusat Logistik Industri Bambu
Kemenperin menyiapkan SDM lewat AKB 2026 untuk mengelola Pusat Logistik Industri Bambu, memperkuat rantai pa...
HUT ke-81 TNI: Pengendara Diminta Hindari Kawasan Cilangkap
Pengendara diimbau menghindari kawasan Mabes TNI Cilangkap pada Senin 5 Okt 2026 mulai pukul 06.00 WIB karen...