Nasional

Investasi 2025 Lampaui Target, BKPM Serap 2,71 Juta Tenaga Kerja

Bagikan:
Grafik realisasi investasi 2025 dan serapan tenaga kerja menurut BKPM

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatat realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, melampaui target pemerintah dan menyerap sekitar 2,71 juta tenaga kerja. Data tersebut disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.

Realisasi dan pertumbuhan

BKPM melaporkan realisasi investasi 2025 setara 101,3 persen dari target, atau naik 12,7 persen dibanding tahun sebelumnya. Pencapaian ini juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja yang meningkat 10,4 persen menjadi 2,71 juta orang.

"Tahun 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun melampaui target 101,3 persen dan tumbuh 12,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menyerap 2,71 juta tenaga kerja Indonesia atau naik 10,4 persen,"

Komposisi PMDN dan PMA

Lebih dari separuh nilai investasi berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), yakni sebesar Rp1.030,3 triliun atau sekitar 53,4 persen dari total nasional. Sisanya merupakan Penanaman Modal Asing (PMA) yang mencapai Rp900,9 triliun atau 46,6 persen.

Penyebaran investasi ke luar Jawa

BKPM juga mencatat arus investasi semakin merata secara geografis. Lebih dari setengah realisasi investasi dialokasikan ke wilayah di luar Pulau Jawa, menunjukkan pergeseran pusat kegiatan investasi ke daerah.

"Lebih dari separuh mengalir ke luar Jawa, 51,3 persen atau Rp991,2 triliun. Ini melihat bahwa investasi kian merata di Indonesia,"

Sektor hilirisasi tumbuh signifikan

Sektor hilirisasi menjadi salah satu pendorong kuat pada 2025 dengan realisasi Rp584,1 triliun. Nilai ini tumbuh 43,3 persen dan memberi kontribusi sebesar 30,2 persen terhadap total realisasi investasi nasional.

"Sebanyak 71,1 persen di antaranya berada di luar Jawa. Wujud nyata upaya menciptakan nilai tambah di dalam negeri sekaligus mendorong pemerataan,"

Implikasi dan harapan ke depan

Rosan menegaskan capaian investasi itu diraih meski anggaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi mengalami penyesuaian. Ia berharap dukungan legislatif terus berlanjut agar target investasi nasional pada tahun-tahun mendatang tetap dapat dicapai.

Dengan distribusi yang semakin merata dan pertumbuhan di sektor hilirisasi, pemerintah diharapkan terus memperkuat kebijakan yang mendorong investasi berkelanjutan dan penciptaan lapangan kerja di seluruh daerah.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait