Olahraga

Indonesia Raih 11 Emas di Turnamen Para Bulu Tangkis Eropa

Bagikan:
Atlet para bulu tangkis Indonesia merayakan kemenangan di turnamen Eropa

Tim para bulu tangkis Indonesia mengumpulkan 11 medali emas dalam dua turnamen internasional yang digelar pada Juni 2026 di Eropa. Prestasi ini dicapai di ajang yang berlangsung di Mulhouse, Prancis, dan Dublin, Irlandia. Hasil tersebut penting untuk peringkat dunia atlet dan proses kualifikasi menuju Asian Para Games 2026.

Perolehan medali dan kontribusi atlet

Atlet andalan Leani Ratri Oktila menjadi penyumbang terbanyak dengan total 5 emas, dari nomor tunggal putri dan nomor ganda. Selain itu, tercatat kombinasi raihan medali yang menunjukkan konsistensi tim Indonesia di lapangan internasional.

Di salah satu dari dua turnamen tersebut, delegasi Indonesia berhasil memperoleh 6 emas, 1 perak, dan 4 perunggu. Pasangan ganda putra Fredy Setiawan dan Hikmat Ramdani juga tampil stabil dan meraih medali emas pada kesempatan itu.

Lokasi dan tingkat kompetisi

  • French Para Badminton International 2026 — Mulhouse, Prancis
  • British and Irish Para Badminton International 2026 — Dublin, Irlandia

Turnamen di Dublin tercatat sebagai kompetisi level satu dalam kalender resmi Badminton World Federation (BWF), sehingga hasilnya memengaruhi peringkat internasional atlet.

Reaksi tim pelatih

Koordinator pelatih para bulu tangkis, Jarot Hernowo, memberi apresiasi tinggi pada pencapaian tim pada 1 Juli 2026. Ia menilai hasil dari dua turnamen ini krusial untuk menempatkan atlet Indonesia dalam posisi yang mendukung kualifikasi ke kompetisi Asia.

Di nomor-nomor tertentu, pesertanya kebanyakan dari ranking lima besar Asia. Mereka itulah yang nanti akan ikut di Asian Para Games 2026.

Persaingan di antara atlet dari Asia sangat ketat karena di nomor-nomor yang menjadi unggulan kita saingan utamanya sebagian besar dari atlet Asia. Hanya ada satu atau dua nomor saja yang pesaingnya datang dari benua lain.

Kunci kemenangan menurut Leani Ratri Oktila

Leani Ratri Oktila menyatakan rasa syukur atas koleksi medali yang diraih. Ia menilai perubahan pola permainan menjadi faktor penentu saat membalas kekalahan dari pasangan ganda putri India.

Puji Tuhan hasil di dua event kemarin seperti yang diinginkan. Di turnamen level satu (Irlandia), kita bisa menang karena lebih siap dan mau mengubah pola permainan.

Ratri berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah saat membalas kekalahan yang terjadi di Prancis. Ia kini fokus pada pemulihan dan kebugaran menyongsong agenda Asia.

Persiapan menuju Asian Para Games

Asian Para Games akan digelar pada 18—24 Oktober 2026. Tim Indonesia memanfaatkan momentum kemenangan di Eropa untuk memperbaiki peringkat dan mengasah strategi bertanding.

Target pribadi Leani adalah tampil dalam kondisi prima di Nagoya dan berusaha meraih tiga emas untuk negara.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait