Senegal Tersingkir Dramatis di Piala Dunia, Rekor Buruk Bertambah
Timnas Singa Teranga harus mengubur ambisi melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis 2-3 dari Belgia pada babak tambahan di Stadion Seattle, Amerika Serikat. Kemenangan Belgia ditentukan lewat penalti di masa injury time babak perpanjangan sehingga Senegal gagal mempertahankan keunggulan dua gol hingga menit ke-85.
Kekalahan di menit-menit akhir
Senegal memimpin dan mengendalikan pertandingan sampai menit ke-85 sebelum Belgia bangkit. Romelu Lukaku membuka harapan Belgia pada menit ke-86, kemudian Youri Tielemans menyamakan skor tiga menit setelahnya sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Drama puncak terjadi pada masa injury time babak perpanjangan ketika Belgia mendapat penalti yang berhasil dieksekusi oleh Tielemans. Skor akhir 3-2 memastikan langkah Belgia ke 16 besar, sementara Senegal pulang lebih cepat dari yang diharapkan.
Rekor dan catatan statistik
Kekalahan ini menambah rentetan catatan negatif bagi Senegal di putaran final Piala Dunia. Data pertandingan menunjukkan bahwa tim tersebut kini mengalami beberapa rekor yang tidak menguntungkan sebagaimana tercatat dari statistik turnamen.
- Senegal kalah setelah sempat unggul dua gol hingga menit ke-85 pada fase gugur, sebuah hasil yang belum pernah terjadi sebelumnya pada kondisi serupa.
- Mereka menelan lima kekalahan beruntun dari tim-tim Eropa di Piala Dunia.
- Dalam empat pertemuan terakhir melawan lawan Eropa, Senegal kebobolan tiga gol.
- Secara keseluruhan, tim-tim Afrika masih kesulitan di fase gugur melawan wakil Eropa; hanya ada empat kemenangan Afrika dalam 18 pertemuan fase gugur melawan tim Eropa.
Konsekuensi dan langkah Belgia ke babak berikutnya
Dengan kemenangan ini, Belgia melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang pertandingan antara Amerika Serikat dan Bosnia-Herzegovina. Bagi Belgia, hasil ini menegaskan kemampuan tim Eropa untuk membalikkan keadaan dalam waktu singkat.
Untuk Senegal, tersingkirnya tim ini memicu evaluasi mendalam terkait pengelolaan pertandingan di menit-menit akhir, serta catatan performa melawan tim Eropa di putaran final. Performa tim di pertandingan knockout menjadi bahan evaluasi pelatih dan federasi untuk turnamen mendatang.
Situasi ini menutup babak bagi Senegal di Piala Dunia 2026 dan membuka peluang diskusi tentang persiapan tim Afrika di fase gugur ke depan.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Pelatih Bangladesh Akui Kualitas Pemain Indonesia Lebih Unggul
Pelatih Bangladesh Thomas Dooley mengakui superioritas Indonesia setelah kalah 9-2 pada laga Grup A FIFA ASE...
City dan Real Madrid Imbang 1-1 di Liga Champions Wanita
Manchester City dan Real Madrid bermain imbang 1-1 di Joie Stadium, 2 Oktober 2026; Caicedo dan Shaw menceta...
Timnas Indonesia Bidik Trofi Pertama usai Lolos Final ASEAN Cup
Herdman menyebut Timnas Indonesia berpeluang membuat sejarah setelah lolos final FIFA ASEAN Cup 2026 usai me...
Jerman Bungkam Serbia 2-0 di Allianz Arena
Jerman menang 2-0 atas Serbia di Allianz Arena (2 Okt 2026), menguasai 73% bola; Wirtz mencetak gol pada men...
Wales Bangkit Kalahkan Norwegia 2-1 di Cardiff
Wales bangkit dan menang 2-1 atas Norwegia di Cardiff, 2 Okt 2026, memanfaatkan kartu merah lawan dan tendan...
Belanda Bangkit: Reijnders Selamatkan 1 Poin vs Yunani
Belanda bangkit dari 0-2 untuk imbang 2-2 lawan Yunani; Reijnders mencetak gol penyeimbang dan memperpanjang...