Polda Sumut: Warga Dilarang Menghalangi Penindakan Narkoba
MEDAN — Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut, Kompol Jama Purba, meminta masyarakat tidak menghalang-halangi tugas polisi dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dan tindak kriminal lain. Pernyataan disampaikan kepada wartawan di Medan, Rabu (15/7), setelah kasus penyerangan terhadap personel saat penangkapan narkoba akhir Mei.
Imbauan tegas kepada warga
Kompol Jama Purba menegaskan polisi bekerja berdasarkan undang-undang. Ia memperingatkan bahwa siapa pun yang menghalangi atau melakukan perlawanan akan mendapat sanksi hukum.
"Warga yang melakukan perlawanan kepada polisi dan mencoba menghalangi tugas Polri akan ditindak sesuai hukum yang berlaku dan kemanapun melarikan diri akan terus dicari,"
Ia juga mengimbau publik untuk membantu tugas kepolisian dalam memberantas segala bentuk kriminalitas agar keamanan bersama terjaga.
Penyerangan saat penindakan narkoba di Jalan Multatuli
Peristiwa yang menjadi latar pernyataan itu terjadi pada Kamis, 28 Mei. Personel Polda Sumut melakukan penindakan terhadap pengedar narkoba di Jalan Multatuli, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun.
Dalam operasi tersebut, petugas mendapat perlawanan dari warga sekitar dan tersangka utama yang sempat melarikan diri. Polda Sumut kemudian melakukan penyelidikan lanjutan dan penangkapan terkait penyerangan terhadap petugas.
Pelaku ditangkap dan barang bukti disita
Polda Sumut mengamankan enam orang yang diduga terlibat penyerangan. Para pelaku kini ditahan di Mapolda Sumut untuk proses hukum lebih lanjut.
- MRS
- DP
- AP
- FH
- RR
- RZ
Direktur Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, menyebut dari penangkapan itu disita sabu seberat 3 gram. Ia juga menyatakan hasil pemeriksaan urine keenam pelaku menunjukkan positif narkoba.
"Saat melakukan pengungkapan anggota mendapat perlawanan dari warga sekitar dengan dilempari batu, kemudian terjadi perlawanan dari tersangka utama yang kami amankan, lepas,"
Andy menambahkan pengedar narkoba yang menjadi target awal sudah diidentifikasi dan sampai saat ini masih dalam pengejaran petugas.
Ancaman hukum dan harapan kepolisian
Polda Sumut menegaskan akan menindak tegas setiap upaya menghalangi penegakan hukum. Selain proses pidana bagi pelaku perlawanan, kepolisian meminta masyarakat berperan aktif melaporkan kejahatan dan tidak melakukan intervensi saat operasi berlangsung.
Upaya ini diharapkan memperlancar pemberantasan jaringan narkoba sekaligus melindungi keselamatan personel penegak hukum dan warga sekitar.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Perda Medan: Penanggulangan Kemiskinan Lebih dari Bantuan Sosial
Syaiful Ramadhan: penanggulangan kemiskinan di Medan wajib memenuhi hak warga menurut Perda No.5/2015, bukan...
Bupati Asahan Lepas Tim Sepakbola Guru ke Piala Gubsu
Bupati Asahan melepas tim sepakbola beranggotakan guru sebanyak 21 pemain untuk berlaga di Piala Gubernur Su...
Sergai FC Menang 4-3 atas Senayan FC di Laga Persahabatan
Sergai FC, diperkuat Wabup Adlin Tambunan, menekuk Senayan FC 4-3 dalam laga persahabatan Jumat sore di lapa...
Duta GenRe Sumut 2026 Dipilih, 34 Finalis Siap Beraksi
Grand Final Duta GenRe Sumut 2026 memilih 34 finalis dari 250 pendaftar untuk bersaing menjadi 12 duta yang...
Duta GenRe Sumut 2026 Terpilih, Siap Perkuat Peran Remaja
Grand Final Duta GenRe Sumut 2026 pilih 12 pemenang dari 34 finalis; targetnya memperkuat peran remaja dalam...
Peserta Sarasehan di Medan Tekankan Peran MPR RI dalam Menjaga Konstitusi
Peserta sarasehan di Medan mendesak penguatan pemahaman peran MPR RI untuk meningkatkan kesadaran konstitusi...