Ekonomi

IKK Mei 2026 Turun ke 120,9 namun Tetap Optimis

Bagikan:
Grafik Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Mei 2026 menunjukkan angka 120,9

Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Mei 2026 sebesar 120,9, lebih rendah dari April yang tercatat 123 namun masih berada di zona optimis karena di atas 100. Rilis Survei Konsumen diumumkan pada Rabu, 10 Juni 2026 oleh Kepala Departemen Komunikasi BI.

Optimisme konsumen di bulan Mei ditopang oleh tetap kuatnya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ke depan,

β€” Ramdan Denny Prakoso, Kepala Departemen Komunikasi BI

Detail: IKE dan IEK

Penurunan IKK pada Mei terutama berasal dari turunnya Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE), sementara Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) sedikit meningkat. Rinciannya disajikan berikut untuk memudahkan perbandingan April dan Mei 2026.

Indeks April 2026 Mei 2026
IKK 123,0 120,9
IKE 116,5 112,2
IEK 129,6 129,7
Indeks Penghasilan Saat Ini 128,1 123,2
Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja 108,8 105,0
Indeks Pembelian Barang Tahan Lama 112,6 108,3
Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja 127,7 128,1
Ekspektasi Kegiatan Usaha 124,1 124,5
Ekspektasi Penghasilan 136,9 136,5

Survei Keuangan Konsumen: Konsumsi, Simpanan, Cicilan

Bank Indonesia juga merilis hasil Survei Keuangan Konsumen untuk Mei 2026. Rata-rata proporsi pendapatan yang digunakan untuk konsumsi tercatat 72,3 persen, sedikit menurun dibandingkan April.

Proporsi untuk pembayaran cicilan atau utang naik menjadi 10,2 persen dari 9,7 persen pada April. Sementara itu, proporsi pendapatan yang ditabung turun menjadi 17,5 persen dari 18,2 persen pada bulan sebelumnya.

Implikasi dan Prospek

Data menunjukkan konsumen masih optimis tentang prospek ekonomi, meski persepsi terhadap kondisi saat ini melemah relatif. Kenaikan proporsi pembayaran utang dan penurunan simpanan mencerminkan perubahan prioritas rumah tangga terhadap pengeluaran dan kewajiban.

Ke depan, tren IKK dan komponen-komponennya akan penting dipantau untuk melihat apakah optimisme berlanjut menjadi peningkatan konsumsi riil atau terimbas tekanan biaya dan kebutuhan cicilan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait