IHSG Naik 0,84% ke 5.690,58 pada Sesi I
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada sesi I, Rabu, 1 Juli 2026. IHSG menguat 47,39 poin atau 0,84% ke level 5.690,58, didorong oleh sentimen regional dan perkembangan geopolitik.
Ringkasan perdagangan sesi I
Perdagangan pada sesi I mencatatkan mayoritas saham bergerak positif. Sebanyak 376 saham menguat, 270 saham melemah, dan 313 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat senilai Rp9.987 triliun.
Volume perdagangan tercatat mencapai 9,89 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp5,86 triliun. Frekuensi perdagangan pada catatan ini adalah sekitar 876,7 ribu kali transaksi.
Sentimen pasar dan faktor penopang
Analis dari Pilarmas Investindo menilai penguatan indeks didukung oleh reli pasar keuangan regional Asia. Selain itu, dinamika hubungan antara Amerika Serikat dan Iran turut menjadi perhatian pelaku pasar.
"Pasar menantikan perkembangan hubungan Amerika Serikat dengan Iran. Pelaku pasar menantikan perkembangan perundingan AS-Iran,"
Hilangnya ketidakpastian atau adanya perkembangan positif dalam perundingan ini dipandang mampu meredam risiko pasar global dan menopang indeks domestik.
Performa sektoral
Dari 11 indeks sektoral, lima sektor bergerak di zona hijau. Sektor bahan baku mencatat penguatan terbesar, naik sekitar 3,27%. Sektor energi juga menguat sekitar 1,75%, yang membantu mendorong laju indeks.
Aktivitas investor
Catatan lain menunjukkan perbedaan komposisi transaksi. Dari nilai transaksi tercatat Rp15,3 triliun, investor asing merekam pembelian sebesar Rp7,3 triliun dan penjualan Rp8,3 triliun. Investor domestik membukukan pembelian Rp8,1 triliun dan penjualan Rp7,0 triliun.
Frekuensi perdagangan pada catatan ini tercatat sebanyak 1.623.526 kali. Investor domestik mendominasi aktivitas dengan porsi sekitar 76,59%, atau sekitar 1,24 juta transaksi.
Implikasi dan prospek
Penguatan sesi I menunjukkan sentimen positif jangka pendek. Namun pelaku pasar masih mencermati isu geopolitik dan data ekonomi global yang bisa mengubah arah perdagangan selanjutnya. Pemantauan terhadap perkembangan perundingan AS-Iran dan data pasar regional diperkirakan akan menentukan kelanjutan tren pada sesi berikutnya.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
Kepercayaan Pelanggan Jadi Kunci Transformasi Layanan KAI
Kepercayaan pelanggan menjadi kunci transformasi KAI melalui teknologi, kebijakan refund, dan respons atas m...
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli
Pemerintah memastikan tarif listrik Juli–September 2026 tidak naik untuk 13 golongan nonsubsidi dan 24 golon...
Harga Emas Antam Terkoreksi Rp15.000 per Gram pada 1 Juli 2026
Emas Antam turun Rp15.000 per gram pada 1 Juli 2026; harga 1 gram kini Rp2.630.000. Seluruh ukuran tercatat...
IHSG Diperkirakan Melemah Jelang Rilis Inflasi Juni 2026
IHSG diprediksi melemah pada 1 Juli 2026 menjelang rilis inflasi Juni; aliran keluar modal asing dan data ek...
KAI Buka IP Contest 2026, Hadiah Utama Rp50 Juta
KAI menggelar IP Contest 2026 berhadiah utama Rp50 juta. Pendaftaran 21 Juni–26 Juli 2026, buka untuk WNI; i...
KAI Catat 1,15 Juta Pemesanan Tiket Diskon saat Libur Sekolah
KAI mencatat 1,155,879 tiket diskon 30% terpesan selama libur sekolah (20 Juni–5 Juli 2026), atau 98,40% dar...