KAI Catat 1,15 Juta Pemesanan Tiket Diskon saat Libur Sekolah
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pemesanan 1.155.879 tiket dengan potongan tarif 30% selama masa libur sekolah, setara 98,40% dari total kapasitas 1.174.624 tempat duduk. Program ini berlaku untuk perjalanan pada periode 20 Juni–5 Juli 2026 dan diselenggarakan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
Realisasi pemesanan dan sisa kuota
Hingga akhir periode promo, sisa kuota tiket murah tercatat sebanyak 18.745 kursi. Kebijakan diskon ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan meringankan biaya perjalanan keluarga selama libur sekolah.
Rute unggulan dan puncak perjalanan
KAI melaporkan puncak kepadatan pada 28 Juni 2026 dengan 90.366 pelanggan. Selain rute antarkota jarak jauh, kereta aglomerasi juga mendominasi pergerakan penumpang, terutama di relasi jarak pendek.
Stasiun keberangkatan tersibuk adalah Stasiun Pasar Senen dengan 130.436 pelanggan, diikuti Stasiun Yogyakarta sebanyak 80.252 pelanggan. Armada dengan volume angkutan tertinggi tercatat adalah kereta Joglosemarkerto yang melayani 58.624 pelanggan.
Peran pemerintah dan kolaborasi instansi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyampaikan kebijakan stimulus transportasi untuk membantu beban biaya perjalanan masyarakat. Dia menjelaskan tujuan dan periode diskon bagi moda kereta api.
"Untuk moda transportasi kereta api, diberikan potongan tarif sebesar 30 persen dari harga tiket untuk periode perjalanan 20 Juni–5 Juli 2026,"
KAI bekerja sama erat dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan untuk memastikan distribusi tiket lancar dan informasi tersampaikan ke masyarakat. Informasi resmi terkait kebijakan dapat diakses di Kementerian Perhubungan.
Respons KAI dan pola mobilitas pelanggan
Vice President Corporate Communication KAI mengatakan program diskon memberi ruang perencanaan perjalanan lebih hemat. KAI menyiapkan layanan dan saluran pemesanan resmi untuk mendukung program tersebut.
"Program Diskon Transportasi 30% memberi ruang bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan libur sekolah secara lebih hemat. KAI mendukung pelaksanaan program ini melalui kesiapan layanan, ketersediaan informasi, kemudahan pemesanan di kanal resmi, serta kolaborasi bersama DJKA Kemenhub,"
KAI mencatat total pelanggan selama libur sekolah mencapai 2.889.958 orang hingga akhir periode. Data ini menunjukkan stimulus transportasi berperan penting dalam perencanaan mobilitas keluarga, dengan pelanggan tersebar pada berbagai tanggal dan relasi perjalanan.
Komitmen layanan
Manajemen KAI menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pelanggan dan menegaskan komitmen menjaga kualitas layanan agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan tertib.
"KAI berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api selama masa libur sekolah. Melalui dukungan stimulus dari Pemerintah dan kolaborasi bersama DJKA Kemenhub, KAI akan terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tertib, dan mudah diakses oleh pelanggan,"
KAI akan terus memantau permintaan dan menyiapkan layanan operasional selama sisa periode libur sekolah untuk memastikan kebutuhan perjalanan masyarakat terpenuhi.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemkot Jakarta Timur Apresiasi Pelatihan UMKM Bersama Indomaret
Pemkot Jakarta Timur mengapresiasi pelatihan UMKM bersama Indomaret untuk meningkatkan kualitas produk dan m...
Rupiah Tutup ke Rp17.907/Dolar, Tertekan Konflik AS-Iran dan The Fed
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.907 per dolar pada 30 Juni 2026 akibat penguatan dolar, ketegangan AS-Iran, d...
LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance, Proses Pembiayaan Bebas Biaya
LPDB Koperasi tegas melawan pungli dan penipuan; semua proses pembiayaan 100% bebas biaya dan akan ditindak...
BPN Buka Booking Antrian Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku
BPN membuka booking antrean lewat fitur Antrian Daring di aplikasi Sentuh Tanahku; pengguna bisa pesan hingg...
Kemenkeu: 1,64 Juta Klaim JHT Nikmati Tarif Pajak 0%
Kemenkeu catat 1,645,469 klaim JHT (95,45%) mendapat tarif PPh final 0% sesuai PMK 16/2010; data klaim Janua...
IHSG Melemah 2,67% Jadi 5.665,17 pada 30 Juni 2026
IHSG ditutup melemah 2,67% ke 5.665,17 pada 30 Juni 2026; transaksi Rp14,91 triliun, investor berhati-hati j...