Inggris Waspadai RD Kongo di 32 Besar Piala Dunia 2026
Inggris akan menghadapi Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 Rabu, 1 Juli 2026 pukul 23.00 WIB di Stadion Atlanta, Amerika Serikat. Pertandingan ini menjadi perhatian karena kedua tim belum pernah bertemu secara resmi, namun saling memahami karakter permainan lawan.
Pertemuan dan susunan pemain yang perlu diperhatikan
Meskipun belum pernah berjumpa, beberapa pemain RD Kongo berkarier di kompetisi Inggris. Di antara nama yang menonjol adalah Aaron Wan-Bissaka, Yoane Wissa, dan Edo Kayembe. Keberadaan mereka memberi gambaran bagaimana gaya permainan Kongo bisa tampil di lapangan.
- Aaron Wan-Bissaka
- Yoane Wissa
- Edo Kayembe
Analisis taktik: kecepatan Inggris vs pertahanan Kongo
Di bawah pelatih Thomas Tuchel, Inggris diprediksi mengandalkan serangan cepat yang dipimpin oleh Harry Kane. Tuchel menjadi pelatih asing ketiga yang menukangi Inggris di Piala Dunia, dan diperkirakan menyiapkan skema ofensif kuat.
Sebaliknya, menurut pengamat Indra Rangkuti, RD Kongo mengandalkan pertahanan solid dan serangan balik yang berbahaya. Perbedaan gaya ini membuat laga diprediksi berjalan ketat dan memaksa kedua tim beradaptasi cepat selama pertandingan.
Kutipan pengamat
Indra Rangkuti mengatakan bahwa Inggris dan Kongo memang belum pernah bertemu, tetapi mereka sudah saling mengenal kualitas pemain masing-masing. Ia memperingatkan bahwa Tuchel harus menyiapkan strategi yang tepat dan Inggris jangan ulangi kesalahan fase grup.
Catatan pertemuan lawan Afrika dan masalah adu penalti
Inggris punya catatan beragam melawan wakil Afrika. Mereka pernah ditahan Ghana dan kalah dari Senegal pada uji coba 2025. Indra menilai hasil tersebut harus menjadi peringatan bagi tim asuhan Tuchel.
Selain itu, catatan Inggris dalam adu penalti di Piala Dunia juga menjadi sorotan. Inggris tercatat kalah tiga kali dari empat adu penalti yang dijalani, sehingga Indra meminta timnas menghindari babak tos-tosan tersebut jika memungkinkan.
Kesimpulan dan prospek
Secara kualitas skuad, Inggris tetap diunggulkan untuk meraih kemenangan. Namun, laga ini diprediksi berjalan menarik karena gaya permainan kontras kedua tim. Pelatih Thomas Tuchel dituntut menyiapkan taktik adaptif untuk menutup keunggulan kontra serangan balik RD Kongo.
Pertandingan akan menjadi ujian bagi konsistensi Inggris di turnamen ini dan menjadi momen penilaian sebelum mereka melangkah ke babak selanjutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...