IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Didukung Putusan MK dan Aliran Modal
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprakirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini setelah ditutup naik 1,56 persen pada level 6.186 pada penutupan Kamis. Analis mencatat sejumlah katalis positif, termasuk putusan Mahkamah Konstitusi dan masuknya modal asing, yang mendorong sentimen pasar.
Prediksi pergerakan IHSG
Tim Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan menguji level 6.200-6.250 pada perdagangan Jumat, 31 Juli 2026. Mereka menilai sentimen pasar kini didukung oleh beberapa faktor domestik dan eksternal.
"IHSG kemungkinan akan melanjutkan penguatan hari ini, menguji level 6.200-6250,"
Putusan MK dan implikasi anggaran
Phintraco mencermati putusan Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan sebagian uji materiil terhadap UU No. 17/2025 tentang APBN 2026. Putusan itu meminta pemisahan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pos anggaran operasional pendidikan.
Pemisahan harus diterapkan paling lambat pada APBN Tahun Anggaran 2028, atau dua tahun sejak putusan. Phintraco menilai kebijakan ini bisa mengubah komposisi anggaran beberapa pos lain jika alokasi untuk MBG tetap relatif besar.
"Keputusan MK itu akan berdampak terhadap pembagian porsi anggaran pos-pos yang lain jika anggaran untuk MBG diasumsikan masih relatif besar,"
Faktor eksternal: Wall Street dan harga minyak
Selain sentimen domestik, rebound di bursa Wall Street dan koreksi harga minyak diperkirakan menambah dorongan positif. Analis menilai beberapa data ekonomi terbaru AS meredam kekhawatiran investor terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed yang lebih agresif.
Musim laporan keuangan dan aliran modal
Musim laporan keuangan perusahaan dan maraknya aksi korporasi juga menjadi katalis tambahan yang menarik minat pelaku pasar. Aliran masuk modal asing mulai terlihat pada perdagangan saham BEI, yang membantu menopang reli indeks.
Data perdagangan terakhir
Pada perdagangan Kamis, investor asing membukukan net buy sebesar Rp100,16 miliar. Saham-saham yang paling banyak dibeli oleh asing antara lain:
- BBCA
- TINS
- TLKM
- BULL
- INCO
Dengan kombinasi sentimen domestik dan eksternal tersebut, analis melihat peluang penguatan lanjutan, namun tetap mengingatkan investor untuk mewaspadai volatilitas yang dipicu berita kebijakan dan data ekonomi mendatang.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...