Lokal

IAIN Langsa Bawa Riset dan Pengabdian ke IDMAC Penang 2026

Bagikan:
Delegasi FEBI IAIN Langsa di depan venue konferensi IDMAC Penang

Penang, Malaysia — Dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Langsa ikut serta dalam IDMAC ke-18 yang digelar 18-19 Agustus 2026. Delegasi membawa hasil riset, program pengabdian dan upaya memperluas jejaring akademik dengan tujuan menjadikan pengalaman internasional sebagai bagian dari pengembangan kapasitas kampus.

Keikutsertaan di IDMAC 2026

Di forum internasional yang mempertemukan akademisi dan praktisi dari berbagai negara, tim FEBI mempresentasikan hasil penelitian mereka. Kehadiran Rektor Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA sebagai invite speaker menambah bobot perwakilan kampus.

Partisipasi mahasiswa menjadi fokus penting. Delegasi menegaskan bahwa internasionalisasi tidak hanya untuk pimpinan dan dosen, tetapi juga untuk mahasiswa agar memperoleh pengalaman dialog akademik lintas negara.

Pengabdian dan edukasi halal di Penang

Selain presentasi, delegasi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional di kawasan Sungai Nibong. Mereka memberikan edukasi halal awareness kepada siswa sekolah dasar dan masyarakat asnaf.

Materi yang disampaikan mencakup cara mengenali produk halal, memahami logo atau label halal, serta membangun kesadaran memilih produk sesuai prinsip halal. Kegiatan ini menunjukkan penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi di luar negeri.

Audiensi dengan KJRI Penang

Satu agenda penting lain adalah audiensi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Penang. Pertemuan dimanfaatkan untuk membuka komunikasi resmi dan mengeksplorasi peluang kerja sama yang lebih konkret.

"Kami berharap audiensi ini menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih konkret antara IAIN Langsa dengan KJRI Penang," kata Dr. Muhammad Amin, Dekan FEBI IAIN Langsa.

Budaya kerja sama jangka panjang

Kunjungan ke Penang kali ini merupakan kunjungan keempat oleh tim FEBI. Konsistensi dikedepankan untuk menjaga komunikasi dan memperkuat jejaring, bukan sekadar kunjungan seremonial.

Dr. Muhammad Amin menekankan pentingnya memberi ruang bagi mahasiswa untuk tampil di forum internasional. Dia menyatakan bahwa pengalaman tersebut berguna untuk meningkatkan kapasitas akademik dan rasa percaya diri mahasiswa.

"Kami ingin mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik di dalam kampus, tetapi juga memiliki kesempatan untuk tampil dan berdialog dalam forum internasional."

Langkah selanjutnya

FEBI IAIN Langsa menyatakan target konkret pasca-Perjalanan ke Penang. Fokusnya meliputi kolaborasi riset dan publikasi internasional, pertukaran akademik, serta program pengabdian bersama.

  • Kolaborasi riset dan publikasi internasional
  • Pertukaran akademik dan peningkatan kapasitas mahasiswa
  • Joint community service lintas negara
  • Penguatan kerja sama kelembagaan dengan KJRI dan mitra di Malaysia

Dua hari di Penang menjadi titik awal untuk memperluas jejaring dan menerjemahkan kunjungan menjadi program nyata yang memberi manfaat akademik dan sosial bagi kampus serta masyarakat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait