HYDROPLUS Soccer League Bandung: Mojang Priangan Juara U-15
Pekan terakhir HYDROPLUS Soccer League wilayah Bandung berlangsung di Lapangan Pusdikpom, Cimahi, Jawa Barat pada Sabtu (16/5/2026). Turnamen berjenjang itu menampilkan drama dan laga sengit: Mojang Priangan keluar sebagai juara kategori U-15 usai menundukkan Setia Srikandi 4-0, sementara Akademi Persib Bandung memastikan gelar U-18 dengan total 40 poin.
Final U-15: Mojang Priangan tundukkan Setia Srikandi 4-0
Di laga penutup U-15, Mojang Priangan tampil agresif sejak awal. Dua menit setelah kick-off, Nayla Aulianti membuka keunggulan lewat sundulan tajam memanfaatkan umpan matang.
Keunggulan cepat itu meningkatkan kepercayaan tim. Pada menit ke-18, Nayla menggandakan skor dengan memenangkan duel udara dan menaklukkan kiper lawan, membuat skor menjadi 2-0.
Menjelang turun minum, Mojang mendapat penalti pada menit ke-24. Ranna Dzakira Silva menjadi eksekutor dan sukses menutup babak pertama dengan skor 3-0. Di babak kedua, Setia Srikandi berupaya menyerang balik, namun pertahanan Mojang disiplin dan rapat.
Pesta gol Mojang lengkap saat Fathin Rafifa Rabbani mencetak gol pada menit ke-44. Skor akhir 4-0 menegaskan dominasi Mojang Priangan di kategori U-15.
Klasemen akhir dan penentuan juara
Kemenangan itu memastikan trofi untuk Mojang Priangan. Meski rival terdekat, Goal Aksis, juga meraih kemenangan 2-0 atas SSB Pindad dan sama-sama mengoleksi 46 poin, Mojang unggul berdasarkan agresivitas gol.
Mojang mencatatkan keunggulan selisih gol yang jauh, yaitu 91 berbanding 55 gol, sehingga mereka berhak mengangkat trofi juara U-15.
U-18: Akademi Persib kukuhkan gelar
Di kategori U-18, Akademi Persib Bandung tampil konsisten sepanjang turnamen. Mereka mengunci takhta juara dengan total 40 poin, menutup rangkaian pekan terakhir dengan status tak terkalahkan.
Turnamen ini menjadi panggung penting bagi talenta muda. Inisiatif dari Bakti Olahraga Djarum Foundation dan HYDROPLUS memberikan kesempatan kompetitif bagi pemain putri berpotensi di tingkat nasional.
Reaksi pelatih dan prospek ke depan
"Alhamdulillah untuk hasil di pekan terakhir, kami bisa memaksimalkan agregat gol. Sejak awal kami menyadari persaingan luar biasa ketatnya. Kami tekankan ke pemain untuk terus cetak gol di setiap laga," ujar Imam Sujagad, Head Coach Mojang Priangan.
Penutupan wilayah Bandung menegaskan peran turnamen berjenjang itu sebagai jalur pembinaan. Ke depan, pengamatan dan pembinaan lanjutan diharapkan mendorong beberapa pemain untuk melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi.
Berita Terkait
Aldila/Vera Melaju ke Semifinal Maroko Open 2026
Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva melaju ke semifinal Maroko Open 2026 setelah menang dramatis 6-4, 6-7(9),...
Janice Tjen Tersingkir di 16 Besar Maroko Open 2026
Janice Tjen kalah dari Camila Osorio 3-6, 6-3, 0-6 dan tersingkir di babak 16 besar Maroko Open 2026 di Raba...
Dewa United Tundukkan Chinggis Broncos 95-53 di BCL Asia-East
Dewa United buka Final 6 BCL Asia-East 2026 dengan kemenangan telak 95-53 atas Chinggis Broncos di Johor Bah...
Aston Villa Juara Liga Europa, Emery Puas dengan Performa Tim
Unai Emery memuji pemain dan suporter setelah Aston Villa menang 3-0 atas SC Freiburg di final Liga Europa,...
Cale Makar Potensi Absen di Final Wilayah Barat
Cale Makar absen latihan 20 Mei 2026; statusnya dipertanyakan menjelang Final Wilayah Barat melawan Vegas Go...
Vancouver Canucks Pecat Adam Foote, GM Janji Buka Arah Baru
Vancouver Canucks memecat pelatih kepala Adam Foote pada 20 Mei 2026 sebagai bagian dari upaya rekonstruksi...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!