Lamouchi Rombak Skuad Tunisia Jelang Piala Dunia 2026
Pelatih Sabri Lamouchi melakukan perombakan signifikan pada skuad Tunisia untuk persiapan Piala Dunia 2026. Pengumuman itu datang setelah rangkaian laga uji coba, dengan sejumlah wajah baru dipanggil dan beberapa pemain senior dicoret.
Perombakan skuad dan pemain baru
Lamouchi memberi kesempatan pada beberapa pemain yang belum lama bergabung dengan tim nasional. Nama yang paling menonjol adalah Rani Khedira, gelandang Union Berlin, yang berpeluang menjalani debut di Piala Dunia setelah penampilannya yang impresif saat uji coba melawan Haiti dan Kanada.
Selain Khedira, pelatih asal Prancis itu memanggil pemain lain sebagai bagian dari pembaruan skuad untuk turnamen nanti.
- Khalil Ayari
- Raed Chikhaoui
- Rayan Elloumi
- Omar Rekik
- Rani Khedira
Pemain yang kembali dan yang dicoret
Beberapa pemain lama tetap mendapat peluang setelah proses evaluasi tim pelatih. Anis Ben Slimane kembali memperkuat tim usai pemulihan dari cedera, yang menjadi kabar baik jelang kompetisi besar.
Sementara itu, sejumlah nama yang sebelumnya diandalkan tidak masuk daftar pilihan Lamouchi kali ini. Di antaranya adalah Ferjani Sassi, Yassine Meriah, dan Naim Sliti. Keputusan itu menandai fase transisi dan regenerasi skuad nasional.
Kata-kata Lamouchi dan seruan untuk suporter
“Keputusan ini tidak mudah. Saya datang untuk memberikan segalanya bagi tim nasional dan tidak membuat keputusan karena tekanan pihak lain.”
Lamouchi turut meminta dukungan penuh dari suporter Tunisia. Ia menilai dukungan penonton akan berdampak positif pada performa tim di lapangan.
“Di atas segalanya, saya ingin para suporter bangga terhadap tim nasional mereka. Saya ingin mereka meramaikan suasana dan memberikan dukungan penuh untuk Tunisia.”
Implikasi dan prospek
Perombakan ini menunjukkan fokus pelatih pada pembaruan skuad dan pencarian keseimbangan antara pengalaman dan pemain muda. Jika pemain baru mampu menunjukkan konsistensi, posisi di line-up awal Piala Dunia 2026 masih akan diperebutkan ketat.
Pada tahap selanjutnya, tim akan melanjutkan pemusatan latihan dan laga uji coba untuk memperkuat kombinasi antar pemain. Performa pada pertandingan persiapan akan menjadi tolok ukur akhir pemilihan skuad kompetitif untuk putaran final nanti.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tuchel Ingatkan Inggris Tetap Fokus Hadapi Kroasia di Rijeka
Thomas Tuchel meminta Inggris tetap fokus jelang laga UEFA Nations League melawan Kroasia di Rijeka, setelah...
Tyler Adams Kembali Jadi Kapten Timnas Amerika Serikat
Tyler Adams ditunjuk kembali sebagai kapten Timnas Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2030; Pochettino me...
PSIS Semarang Bidik Tiga Poin Lawan Adhyaksa FC di Jatidiri
PSIS Semarang menjamu Adhyaksa FC di Jatidiri (3 Okt). Widodo minta pemain percaya diri tanpa overconfidence...
Dewa United Fokusi Kembangkan Pemain Lokal untuk IBL 2027
David Singleton ditunjuk pelatih Dewa United untuk IBL 2027 dan akan memberi peluang lebih besar bagi pemain...
Sabalenka Dominan, Melaju ke Babak Ketiga China Open
Sabalenka melaju ke babak ketiga China Open 2026 usai menang 6-1, 6-3 atas Renata Zarazua di Beijing, menamp...
UAFA Tegaskan Dukungan kepada Gianni Infantino
UAFA menyatakan dukungan resmi kepada Presiden FIFA Gianni Infantino untuk periode kepemimpinan berikutnya,...