Nasional

HUT Ke-81, Kemenperin Padukan Budaya dan Penguatan Industri

Bagikan:
Pegawai Kemenperin mengenakan pakaian adat dan wastra Nusantara saat upacara HUT ke-81

Kementerian Perindustrian merayakan HUT Ke-81 Republik Indonesia dengan menggabungkan pelestarian budaya dan penguatan industri nasional pada 17 Agustus 2026 di Jakarta. Kegiatan meliputi upacara, fashion show, perlombaan pegawai, serta parade kendaraan hias bersama Kementerian Perdagangan yang mengusung tema hilirisasi. Tujuan utama adalah menerjemahkan semangat kemerdekaan menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan industri yang inklusif dan berdaya saing.

Upacara dan pakaian adat sebagai simbol keberagaman

Upacara HUT diikuti seluruh pegawai Kemenperin dan dimulai di lingkungan kementerian. Pada kesempatan itu, pegawai mengenakan pakaian adat, wastra Nusantara, serta busana bertema pahlawan nasional. Pilihan busana ini dimaksudkan sebagai penghormatan terhadap sejarah dan keberagaman budaya Indonesia.

Kemenperin melihat potensi besar wastra dan pakaian adat untuk dikembangkan melalui industri fesyen nasional. Dengan pendekatan ini, produk budaya lokal diharapkan bernilai tambah sekaligus meningkatkan ekonomi kreatif daerah.

Fashion show dan lomba internal

Setelah upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan fashion show yang menampilkan kreativitas pegawai melalui pakaian adat, wastra Nusantara, dan tema pahlawan. Selain fashion show, berbagai perlombaan digelar untuk mempererat kebersamaan dan menunjukkan talenta pegawai.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana promosi bagi pengembangan produk fesyen berbasis kearifan lokal, serta mendorong inovasi dan produktivitas di lingkungan Kemenperin.

Parade kendaraan hias dan penekanan hilirisasi

Kemenperin berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan dalam parade kendaraan hias yang bergerak dari Monumen Nasional menuju Bundaran Hotel Indonesia. Dalam parade, kedua kementerian menampilkan tema hilirisasi sebagai bentuk dukungan terhadap akselerasi industrialisasi nasional.

Partisipasi Kemenperin dalam Kesenian Rakyat bertujuan mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Selain itu, parade menjadi medium untuk memperkenalkan program dan kontribusi Kemenperin pada perkembangan sektor industri.

Pesan kebijakan dan harapan ke depan

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pentingnya menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum aksi nyata. Ia menekankan komitmen memperkuat struktur industri nasional yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

"Peringatan HUT RI menjadi momen refleksi untuk terus semangat mengisi kemerdekaan melalui kontribusi nyata. Semangat ini tercermin dari komitmen pemerintah untuk memperkuat struktur industri nasional yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan." — Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian

"Semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui sinergi dan kerja bersama untuk memperkuat industri nasional yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. Sekaligus memberikan multiplier effect yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat." — Agus Gumiwang Kartasasmita

Kemenperin berharap rangkaian peringatan HUT Ke-81 dapat diterjemahkan menjadi semangat kerja melalui etos, inovasi, dan produktivitas yang nyata. Ke depan, kementerian akan terus mendorong integrasi budaya dalam pengembangan industri untuk menciptakan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait