DPC PDI Perjuangan Bojonegoro Gelar Haul Bung Karno dan Khatam Al-Qur'an
Bojonegoro — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar haul untuk mengenang Ir. Soekarno, Sabtu lalu, dengan rangkaian tahlil, doa bersama, dan pembacaan Al-Qur'an hingga khatam di Kantor DPC di Jalan Panglima Polim No. 69. Kegiatan ini bertujuan mengingat jasa Sang Proklamator sekaligus mengajak kader dan masyarakat untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan beliau.
Rangkaian ibadah dan refleksi sejarah
Acara dihadiri pengurus DPC, seluruh anggota fraksi, serta tokoh agama setempat. Selain tahlil dan doa, kegiatan inti adalah pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang mencapai khatam, sebagai bentuk penghormatan dan doa untuk jasa Bung Karno.
Dalam tausiahnya, Kyai Syukron mengingatkan kader agar menghargai kemerdekaan dan ketenteraman yang kini dinikmati masyarakat sebagai buah dari perjuangan proklamator.
"Kita saat ini bisa melaksanakan kegiatan dengan aman dan nyaman, merasakan kemerdekaan, anak-cucu kita bisa merasakan pendidikan, bermain, dan beribadah. Ini semua merupakan tanda jasa Bung Karno,"
Ia menegaskan pentingnya memaknai momentum tersebut dengan syukur dan doa bersama.
Pelaksanaan serentak di konstituen
Tidak hanya di kantor DPC, panitia menginstruksikan agar peringatan haul ini juga dilaksanakan serentak di wilayah konstituen masing-masing anggota fraksi. Langkah ini dimaksudkan untuk memperluas jangkauan zikir dan doa, serta mendorong partisipasi masyarakat di tingkat desa dan kecamatan.
Dengan adanya pelaksanaan serentak, panitia berharap pesan penghargaan atas jasa proklamator dapat menyentuh berbagai lapisan warga secara lebih merata.
Implementasi ajaran Bung Karno melalui aksi nyata
Ketua DPC PDI Perjuangan sekaligus Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menyatakan bahwa haul menjadi momentum untuk menerjemahkan ajaran Bung Karno ke dalam kegiatan kemasyarakatan.
"Kami ingin mengenang segala perjuangan Bung Karno dengan mengimplementasikan ajaran-ajarannya yang memberikan makna hidup sangat berarti,"
Lebih jauh, Bambang menjelaskan bahwa rangkaian Bulan Bung Karno pada bulan Juni ini tidak hanya berisi kegiatan religi. Ada pula program ketahanan pangan, olahraga, dan aksi sosial yang dirancang untuk memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
"Di rangkaian Bulan Bung Karno ini, kami juga menggelar berbagai kegiatan positif lainnya, baik di bidang ketahanan pangan, olahraga, hingga aksi sosial. Intinya, kami ingin mengenang sosok beliau melalui kegiatan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.
Prospek ke depan
Peringatan ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi motivasi bagi kader untuk meneruskan nilai-nilai kebangsaan dan kepedulian sosial. Pelaksanaan kegiatan serentak dan program-program sosial menjadi tolok ukur keberlanjutan implementasi ajaran Bung Karno di tingkat lokal.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Optimalkan BUMDes dan Koperasi, Ony Dorong Pengentasan Kemiskinan Tuban
Ony Setiwan minta optimalisasi BUMDes, koperasi tani, infrastruktur, dan akses pembiayaan untuk entaskan kem...
APBN 2027: Rp4.106T untuk Perlindungan dan Kesejahteraan Rakyat
APBN 2027 menempatkan Rp4.106,3 triliun untuk pertumbuhan, perlindungan sosial, pendidikan, pangan, dan peme...
Gandrung Sewu 2026: Latihan Gabungan Ribuan Penari di Banyuwangi
Ribuan penari menggelar latihan gabungan perdana di Banyuwangi menjelang Gandrung Sewu 2026 yang digelar 24...
DPRD Batu Minta Bahas Tuntas Piutang Pajak Rp24,4 M
DPRD Kota Batu dukung penyelesaian piutang pajak Rp24,4 miliar, tapi minta mekanisme dibahas bersama agar ta...
PDIP Jatim Uji Coba Sekolah Partai Berbasis AI untuk Kader Muda
PDIP Jatim uji coba Sekolah Partai berbasis AI mulai 3 Oktober 2026 untuk membumikan Pancasila pada kader mu...
Komisi E DPRD Jatim Studi Banding ke Jateng Sempurnakan Raperda
Komisi E DPRD Jatim studi banding ke Jawa Tengah untuk menyempurnakan Raperda Keolahragaan dan Kepemudaan ag...