Ribuan Warga Padati Haul Bung Karno ke-56 di Blitar
BLITAR — Ribuan warga memadati kawasan Makam Bung Karno dan sepanjang Jalan Ir. Soekarno, Kota Blitar, pada puncak peringatan Haul Bung Karno ke-56, Sabtu malam, 20 Juni 2026. Acara diisi doa bersama, tahlil, pengajian, semaan Al-Quran, dan refleksi nilai perjuangan Sang Proklamator.
Rangkaian kegiatan
Rangkaian dimulai dengan ziarah kebangsaan di kompleks makam. Memasuki malam, masyarakat mengikuti berbagai agenda keagamaan dan kebangsaan yang digelar di kawasan Jalan Ir. Soekarno.
- Tumpengan
- Semaan Al-Quran
- Tahlil
- Pembacaan sejarah Bung Karno
- Pengajian dan doa bersama
Antusiasme tinggi terlihat dari kerumunan warga yang hadir dari dalam dan luar Blitar. Kehadiran massa menunjukkan kedekatan emosional masyarakat dengan tokoh proklamator yang dimakamkan di kota ini.
Pesan tokoh dan partai
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, hadir bersama pengurus partai, anggota fraksi, kader, dan warga. Ia mengatakan haul telah menjadi tradisi yang mengakar kuat dan terus diteruskan.
Hari ini Haul Bung Karno tepat pada tanggal 20 malam 21 Juni 2026. Kita semua sebagai masyarakat Indonesia, khususnya Blitar Raya, memperingati Haul Bung Karno. Acara ini diawali dengan rangkaian kegiatan sejak peringatan hari lahir Bung Karno dan malam ini merupakan puncaknya.
Guntur menilai peringatan ini bukan sekadar seremoni. Ia mendorong kader dan generasi muda untuk menerjemahkan pemikiran Bung Karno menjadi tindakan nyata yang berpihak kepada rakyat.
Kita semua sebagai generasi penerus Bung Karno tentu akan mengamalkan ajaran Bung Karno yang sangat luar biasa, terutama untuk selalu mencintai rakyat dan berjuang menyejahterakan masyarakat.
Makna dan implikasi
Haul Bung Karno ke-56 menjadi momen penguatan nilai-nilai kebangsaan. Selain mengenang jasa, peringatan ini menghidupkan kembali semangat perjuangan dan pendidikan sejarah bagi pengunjung.
Sebagai kota tempat peristirahatan terakhir Sang Proklamator, Blitar memikul tanggung jawab moral untuk menjaga warisan tersebut. Peringatan rutin juga menarik pejabat dan masyarakat dari berbagai daerah untuk menziarahi dan mendoakan.
Dengan terus digelarnya haul, penyelenggara berharap nilai-nilai persatuan, cinta rakyat, dan pengabdian yang diwariskan Bung Karno tetap hidup dalam tindakan nyata generasi mendatang.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Stadion Ketonggo Diperiksa Jelang Liga 3 Nusantara
Wabup Ngawi dan Ditpamobvit Polda Jatim inspeksi Stadion Ketonggo (2 Nov 2026); ditemukan kebutuhan CCTV dan...
Komisi A Awasi Pilkades Serentak 286 Desa di Jombang 2027
Komisi A DPRD Jombang mengawal persiapan Pilkades serentak 286 desa pada November 2027 lewat RDP untuk memas...
KLIK DALAK Lumajang: DPRD Jatim Buka Klinik Investasi Keliling
Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim buka KLIK DALAK di Lumajang untuk memperjelas persyaratan lingkungan dan KKP...
DPRD Surabaya Buka Peluang Revisi Perda soal Pasar Buah Tanjungsari
DPRD Surabaya mengkaji revisi Perda No.1/2023 terkait jam operasional Pasar Buah Tanjungsari untuk melindung...
Surabaya Gencarkan Intervensi UMKM untuk Anti Narkoba
Wali Kota Surabaya siapkan intervensi UMKM, dakwah, dan pelibatan warga untuk memutus peredaran narkoba di k...
Kemiskinan Banyuwangi Turun Jadi 5,6% pada 2026
Angka kemiskinan Banyuwangi turun menjadi 5,6% pada 2026; jumlah penduduk miskin 91.570 orang, terendah seja...