Hasto: Jadikan Bulan Bung Karno Momentum Pembela Rakyat
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta kader menghidupkan kembali semangat Bung Karno demi kepentingan rakyat kecil.
BALI — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengajak seluruh kader partai memaknai Bulan Bung Karno sebagai momentum pembebasan rakyat marhaen, penguatan nasionalisme, dan penghidupan kembali nilai-nilai kemanusiaan Soekarno. Pernyataan itu disampaikan usai penutupan Bimbingan Teknis Fraksi PDI Perjuangan se-Indonesia Gelombang II di Bali, Minggu (7/6/2026).
Bulan Bung Karno sebagai momen perjuangan
Hasto menekankan Bulan Bung Karno bukan sekadar rangkaian peringatan sejarah, tetapi kesempatan untuk menggerakkan kembali semangat perjuangan yang berpihak pada rakyat kecil. Ia menyoroti tantangan zaman yang kini datang dalam bentuk dominasi ekonomi global, bukan kolonialisme klasik.
"Bulan Bung Karno penuh dengan narasi pembelaan rakyat, terutama sebagai bentuk perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme yang menampilkan wajah baru,"
Menurut Hasto, gagasan Soekarno relevan sebagai pedoman menjaga kedaulatan nasional dan memperkuat keberpihakan kepada masyarakat bawah.
Marhaenisme dan relevansi kebijakan
Hasto menyebut pemikiran tentang kaum marhaen masih sangat relevan untuk menjawab persoalan sosial dan ekonomi saat ini. Gagasan marhaenisme menempatkan rakyat kecil sebagai pusat perjuangan politik dan orientasi pembangunan.
Ia menegaskan perlunya mengorganisir kelompok miskin dan yang belum mendapat keadilan sosial melalui kebijakan serta kerja politik yang nyata.
Tanggal-tanggal penting di Bulan Bung Karno
Hasto menautkan peringatan dalam Bulan Bung Karno dengan beberapa tanggal penting:
- 1 Juni — Hari Lahir Pancasila sebagai pengingat mengamalkan nilai-nilai dasar bangsa;
- 6 Juni — Hari lahir Soekarno yang harus dimaknai sebagai penghormatan terhadap warisan ideologisnya;
- 21 Juni — Hari wafatnya Soekarno sebagai momentum refleksi dan pembaruan gagasan progresif.
"Kebenaran dari seluruh gagasan Bung Karno dan semangat juang itu diawali dengan Hari Lahir Pancasila,"
Implikasi bagi PDI Perjuangan
Hasto menegaskan rangkaian Bulan Bung Karno bertujuan menginternalisasi ajaran Soekarno dalam praktik partai dan pelayanan publik. Menurutnya, PDI Perjuangan harus terus menjadikan pemikiran Bung Karno sebagai landasan perjuangan politik yang memperjuangkan kepentingan rakyat serta menjaga kemandirian bangsa di tengah dinamika global.
Untuk informasi lebih lanjut dan liputan terkait peringatan partai, baca selengkapnya di Google News.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bawaslu Verifikasi Data SIPOL di Kantor DPC PDI Perjuangan Tuban
Bawaslu Kabupaten Tuban melakukan verifikasi data SIPOL di kantor DPC PDI Perjuangan Tuban untuk memastikan...
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Antrean Pelabuhan Ketapang
ASDP dan Pemkab Banyuwangi bersepakat percepat peningkatan dermaga, perluasan buffer zone, dan kapal bantuan...
AirNav Bantu Kampung Seling: Turbin PLTMH & Fasilitas Dasar
AirNav dan Pemkab Banyuwangi serahkan turbin PLTMH, musala, ruang kelas, dan sanitasi untuk Kampung Seling p...
DPC PDI Perjuangan Kediri Gelar Tahlil 7 Hari untuk Guruh
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar tahlil tujuh hari untuk Guruh Soekarnoputra, menekankan pentin...
Pemkab Jember Atur Jam Operasional untuk Redam Konflik Pasar Tanjung
Pemkab Jember dan DPRD setujui pengaturan jam operasional Pasar Tanjung sementara menunggu revitalisasi dan...
Warga Surabaya Keluhkan Data Desil Tak Sesuai, DPRD Minta Pendataan
Warga Sukolilo mengeluh peringkat desil tak sesuai; DPRD minta RT/RW mendata warga untuk pendampingan pengaj...