Harimau Sumatera Turun ke Pemukiman Rampah, Satu Kambing Dimangsa
Peureulak, Aceh Timur — Seekor harimau Sumatera kembali terlihat mendekati pemukiman warga di Desa Rampah, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur. Peristiwa itu terjadi menjelang akhir Juni dan dilaporkan menyebabkan satu ekor kambing menjadi korban, sehingga memicu keresahan warga setempat.
Kronologi kejadian
Menurut keterangan resmi pada Minggu 28 Juni, harimau sempat terlihat tidak jauh dari rumah penduduk. Warga menemukan ternak yang dimangsa sekitar dua hari sebelum laporan dibuat, sehingga masyarakat semakin waspada terhadap keselamatan hewan dan keluarga.
Warga mulai resah, karena harimau sumatera mulai berkeliaran di sekitar pemukiman warga, bahkan satu ekor kambing telah dimangsa dua hari yang lalu
Adnan, Camat Serbajadi
Tindakan yang diminta
Camat Serbajadi menyatakan telah melaporkan kejadian ini kepada pimpinan daerah agar diteruskan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh. Pemerintah kecamatan berharap instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pengusiran atau langkah pengamanan lain yang diperlukan.
Kami harap BKSDA segera turun melakukan pengusiran
Adnan, Camat Serbajadi
Imbauan dari konservasionis
Ketua Yayasan Konservasi Alam Timur Aceh memberikan imbauan agar warga tidak mengambil tindakan yang dapat membahayakan satwa. Ia menekankan pentingnya menjaga jarak dan menghindari upaya membunuh atau meracuni hewan yang turun ke pemukiman.
Jika melihat harimau, maka menjauhlah dari lokasi. Jangan membunuh, karena harimau bukan hama
Zamzami Ali, Ketua Yayasan Konservasi Alam Timur Aceh
Situasi dan harapan ke depan
Masyarakat Desa Rampah diminta tetap waspada dan melapor kepada aparat desa atau kecamatan jika ada penampakan lanjutan. Pihak kecamatan menunggu tindakan dari BKSDA Aceh untuk mengamankan wilayah dan mencegah eskalasi konflik manusia dan satwa.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya koordinasi antara warga, pemerintahan lokal, dan lembaga konservasi dalam menangani pertemuan antara manusia dan satwa dilindungi. Langkah cepat diharapkan dapat mengurangi risiko bagi warga dan memastikan keselamatan satwa.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...