Padang Lawas Peringati Hari Jadi ke-19 dengan Semangat MAJU
PADANGLAWAS – Kabupaten Padang Lawas memperingati hari jadinya yang ke-19 pada Jumat, 17 Juli 2026. Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan mengajak warga dan aparatur untuk menjadikan tema peringatan sebagai pedoman pengabdian demi memperkuat adat, budaya, dan pelayanan publik.
Inti peringatan dan pesan utama
Peringatan tahun ini tidak sekadar seremoni. Pemerintah daerah menekankan pentingnya memperbaiki layanan dan memperkuat persatuan di tingkat masyarakat. Bupati mengapresiasi peran tokoh pejuang pemekaran yang berkontribusi tenaga, materi, dan pikiran sejak lahirnya kabupaten.
Makna tema dan nilai dasar
Tema hari jadi mengandung pesan mendalam tentang akar budaya dan nilai sosial masyarakat Palas. Tanah yang dijunjung masyarakat dikaitkan dengan adat, budaya, persaudaraan, dan gotong royong.
Bupati juga mengingatkan aspek spiritual sebagai landasan menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Menurutnya, setiap amanah harus didasari keimanan, kejujuran, dan ketulusan agar menjadi ibadah yang memberi manfaat.
Pesan langsung Bupati
Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Padanglawas yang turut mendukung lahirnya kabupaten Padang Lawas, khususnya para tokoh pejuang pemekaran yang telah menyumbangkan tenaga, materi dan pikiran
Dalam pidatonya, Bupati menekankan pentingnya niat yang lurus dan pelayanan yang tulus. Ia mengajak seluruh pihak untuk bekerja dengan hati demi kesejahteraan warga dan masa depan daerah.
Karena itu, mari luruskan niat dalam setiap langkah, bekerja dengan hati, melayani dengan sepenuh hati, serta terus memberikan manfaat bagi masyarakat
Semangat MAJU dan harapan ke depan
Bupati menegaskan keyakinan bahwa dengan semangat Padanglawas MAJU, daerah akan terus berkembang. MAJU adalah akronim yang menjadi arah kebijakan dan sikap bersama.
- Mandiri
- Amanah
- Jaya
- Unggul
Sehingga dengan semangat Padanglawas MAJU saya yakin Kabupaten Padang Lawas akan terus tumbuh menjadi daerah yang semakin maju, berdaya saing, religius, berbudaya, serta mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya
Momentum untuk berkarya
Panitia dan pemerintah daerah melihat peringatan ke-19 ini sebagai momentum memperbarui tekad, menguatkan persatuan, dan meningkatkan semangat pengabdian. Peringatan diharapkan mendorong langkah nyata berupa peningkatan pelayanan, pelestarian budaya, dan kesejahteraan warga.
Pergeseran fokus dari seremonial ke kerja nyata menjadi pesan sentral yang ingin ditanamkan oleh penyelenggara, agar manfaat perayaan terasa oleh generasi sekarang dan mendatang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bupati Pimpin Gotong Royong Tiga Hari di Tanjungtiram untuk Kebersihan
Bupati Batubara pimpin gotong royong tiga hari di Tanjungtiram (18–20 Sep 2026) melibatkan Forkopimda, TNI,...
Batubara Siapkan Tanam 16.000 Pohon Aren, Potensi Nira dan Gula Aren
Bupati Batubara kunjungi penangkaran aren dan rencanakan penanaman 16.000 pohon untuk kembangkan nira dan gu...
ASN Batubara Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional 17 September 2026
ASN Pemkab Batubara menggelar upacara HKN pada 17 September 2026 untuk menegaskan disiplin, profesionalisme,...
BKAD Tapanuli Utara dan IT Del Uji Coba SIKAT-BENCANA
BKAD Tapanuli Utara bersama IT Del menguji prototipe SIKAT-BENCANA untuk mempercepat pengelolaan BTT dan pen...
Kontainer Alkes Tiba di RSUD Sabang, Status Kontrak di Inaproc Disorot
Kontainer alkes tiba di RSUD Sabang (19/9) meski ada klaim pembatalan kontrak; penyedia mengacu pada status...
Ratusan Warga Aceh Besar Terima Beras Bulog, 39 Nama Hilang dari Data
Ratusan warga Aceh Besar menerima beras Bulog periode Juli–September 2026; 39 nama hilang dari data sementar...