Truk Fuso Rem Blong, 4 Tewas dalam Tabrakan Beruntun di Sibolangit
Medan — Polisi mengamankan sopir truk yang diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun di Jalan Medan-Berastagi, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Jumat (17/7) malam. Insiden terjadi saat truk Fuso bermuatan galon air mineral melintas dari arah Kabupaten Tanah Karo menuju Medan dan diduga mengalami rem blong, sehingga menabrak delapan kendaraan lain.
Sopir Diamankan dan Proses Pemeriksaan
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan sopir telah ditahan di Polsek Pancurbatu. Ia akan menjalani rangkaian pemeriksaan untuk menentukan penyebab kecelakaan dan status hukum sopir terkait insiden maut tersebut.
“Untuk sopir sudah diamankan di Polsek Pancurbatu. Nantinya akan menjalani serangkaian pemeriksaan terkait kecelakaan maut tadi pagi,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.
Diduga Rem Blong Penyebab Kecelakaan
Polda Sumut menduga kecelakaan bermula dari kegagalan sistem pengereman truk Fuso. Truk yang membawa galon air mineral itu disebut kehilangan kendali saat menurun, lalu menghantam delapan kendaraan di depannya. Penyidikan akan fokus pada kondisi teknis kendaraan dan kemungkinan faktor pengemudi.
“Truk fuso yang bermuatan galon air mineral diduga mengalami rem blong saat melintas dari arah Kabupaten Tanah Karo menuju Medan sehingga menghantam delapan kendaraan lainnya,” tambah Ferry.
Korban dan Penanganan Medis
Dari insiden itu, polisi mencatat ada 12 korban. Empat orang dinyatakan meninggal dunia dengan inisial HS (60), DM (60), SS (30), dan AS. Delapan korban lainnya mengalami luka ringan dan telah menerima perawatan medis di fasilitas kesehatan setempat.
Petugas lalu lintas dan tim medis segera melakukan evakuasi dan pertolongan di lokasi. Polisi juga memasang batas rekayasa lalu lintas untuk memperlancar proses olah TKP dan membantu korban.
Implikasi dan Langkah Selanjutnya
Kasus ini menyoroti pentingnya pemeriksaan teknis kendaraan niaga, khususnya sistem pengereman, sebelum melintasi jalan menurun. Polisi berjanji melanjutkan pemeriksaan forensik kendaraan dan memeriksa saksi untuk menyusun kronologi lengkap.
Hasil pemeriksaan sopir dan temuan teknis akan menentukan apakah akan ada penetapan tersangka atau tindakan hukum lainnya. Masyarakat diimbau berhati-hati saat melintas di jalur menurun dan mematuhi batas kecepatan serta aturan muatan kendaraan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bupati Pimpin Gotong Royong Tiga Hari di Tanjungtiram untuk Kebersihan
Bupati Batubara pimpin gotong royong tiga hari di Tanjungtiram (18–20 Sep 2026) melibatkan Forkopimda, TNI,...
Batubara Siapkan Tanam 16.000 Pohon Aren, Potensi Nira dan Gula Aren
Bupati Batubara kunjungi penangkaran aren dan rencanakan penanaman 16.000 pohon untuk kembangkan nira dan gu...
ASN Batubara Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional 17 September 2026
ASN Pemkab Batubara menggelar upacara HKN pada 17 September 2026 untuk menegaskan disiplin, profesionalisme,...
BKAD Tapanuli Utara dan IT Del Uji Coba SIKAT-BENCANA
BKAD Tapanuli Utara bersama IT Del menguji prototipe SIKAT-BENCANA untuk mempercepat pengelolaan BTT dan pen...
Kontainer Alkes Tiba di RSUD Sabang, Status Kontrak di Inaproc Disorot
Kontainer alkes tiba di RSUD Sabang (19/9) meski ada klaim pembatalan kontrak; penyedia mengacu pada status...
Ratusan Warga Aceh Besar Terima Beras Bulog, 39 Nama Hilang dari Data
Ratusan warga Aceh Besar menerima beras Bulog periode Juli–September 2026; 39 nama hilang dari data sementar...